Rabu, 23 April 2014 | 22:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Program Cetak Sawah Baru 2012 Sudah 92%
Headline
Oleh:
ekonomi - Selasa, 18 Desember 2012 | 13:33 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Cetak sawah baru pada 2012 mencapai 100 ribu hektar (ha) dan sudah terealisasi 92% atau 92 ribu ha. Sementara program cetak sawah baru tahun depan hanya 65 ribu hektar, dengan anggaran sekitar Rp650 miliar.

“Penurunan target cetak sawah baru tahun depan itu disebabkan keterbatasan anggaran,” ujar Direktur Perluasan dan Pengolahan Lahan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Tunggul Imam Panujdju, di Jakarta, Senin (18/12/2012). Menurutnya, biaya cetak sawah baru Rp10 juta per hektar.

Pencetakan sawah baru akan menggunakan lahan milik negara dan petani. Hal itu dilakukan untuk mengimbangi konversi lahan pertanian. Badan Pusat Statistik mencatat alih fungsi lahan pertanian untuk kepentingan lainnya selama 2002-2010 rerata 56.000-60.000 ha per tahun. Namun, beberapa pihak menyebutkan konversi lahan pertanian mencapai 100.000 ha per tahun.

Kementerian Pertanian, lanjut Tunggul, selain mencetak sawah baru, untuk meningkatkan produksi padi, pemerintah juga membuat program system rice intensification (SRI) atau sistem intensifikasi penanaman padi pada tahun depan seluas 150 ribu ha, sedangkan optimalisasi lahan sawah seluas 250 ribu ha. "Untuk cetak sawah baru itu dari lahan milik negara dan lahan petani, sedangkan program SRI dan optimalisasi lahan seluruhnya lahan milik petani," ujarnya, Senin (17/12/2012).

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER