Sabtu, 22 November 2014 | 01:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Penerapan Permen ESDM
Pengusaha Minerba Rugi Rp6,5 T
Headline
Foto : Ilustrasi
Oleh: Ranto Rajagukguk
ekonomi - Kamis, 10 Januari 2013 | 19:17 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pengusaha sektor tambang mineral batubara (minera) mengaku mengalami kerugian sebesar Rp6,5 triliun pascapenetapan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 7/2012.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik, Natsir Mansyur menyampaikan, hampir selama depalan bulan Permen tersebut diterapkan, bisnis sektor tambang minerba mengalami stagnasi, sehingga merugi cukup besar.

"Menurut laporan, ada kerugian sekitar Rp6,5 triliun karena terhenti ekspornya," katanya di kantor Kadin, Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Kerugian tersebut selain karena terhentinya ekspor, juga akibat beban biaya sejumlah infrastruktur yang telah dibangun pengusaha serta tanggung jawab pajak usaha.

"Kita sudah stagnasi tapi tetap bayar pajak. Kemudian sarana prasarana seperti pelabuhan, akses jalan, dan pembelian alat berat juga cukup besar beban biayanya," tuturnya.

Natsir juga menambahkan implikasi tersebut juga telah membuat adanya pemutusan hubungan keja (PHK) sebanyak 30 orang sejak per September kemarin. "Dan kami juga tidak tahu sudah ada berapa sampai hari ini. Mungkin bisa bertambah kembali," katanya.

Kadin sendiri menilai sejumlah pasal dalam Permen ESDM No. 7/2012 telah ditangguhkan oleh Mahkamah Agung (MA). Karena itu, pihaknya meminta kepada Kementerian ESDM untuk mematuhi putusan MA. "MA sudah putuskan jadi kami minta Kementerian ESDM juga menghormati," katanya. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER