Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 4 Juli 2015 | 08:36 WIB
Hide Ads

Penerapan Permen ESDM

Pengusaha Minerba Rugi Rp6,5 T

Oleh : Ranto Rajagukguk | Kamis, 10 Januari 2013 | 19:17 WIB
Pengusaha Minerba Rugi Rp6,5 T
Foto : Ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Pengusaha sektor tambang mineral batubara (minera) mengaku mengalami kerugian sebesar Rp6,5 triliun pascapenetapan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 7/2012.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik, Natsir Mansyur menyampaikan, hampir selama depalan bulan Permen tersebut diterapkan, bisnis sektor tambang minerba mengalami stagnasi, sehingga merugi cukup besar.

"Menurut laporan, ada kerugian sekitar Rp6,5 triliun karena terhenti ekspornya," katanya di kantor Kadin, Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Kerugian tersebut selain karena terhentinya ekspor, juga akibat beban biaya sejumlah infrastruktur yang telah dibangun pengusaha serta tanggung jawab pajak usaha.

"Kita sudah stagnasi tapi tetap bayar pajak. Kemudian sarana prasarana seperti pelabuhan, akses jalan, dan pembelian alat berat juga cukup besar beban biayanya," tuturnya.

Natsir juga menambahkan implikasi tersebut juga telah membuat adanya pemutusan hubungan keja (PHK) sebanyak 30 orang sejak per September kemarin. "Dan kami juga tidak tahu sudah ada berapa sampai hari ini. Mungkin bisa bertambah kembali," katanya.

Kadin sendiri menilai sejumlah pasal dalam Permen ESDM No. 7/2012 telah ditangguhkan oleh Mahkamah Agung (MA). Karena itu, pihaknya meminta kepada Kementerian ESDM untuk mematuhi putusan MA. "MA sudah putuskan jadi kami minta Kementerian ESDM juga menghormati," katanya. [ast]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.