Find and Follow Us

Senin, 22 April 2019 | 02:16 WIB

Apersi Kalsel Akan Bangun Perumahan PNS

Rabu, 27 Februari 2013 | 14:25 WIB
Apersi Kalsel Akan Bangun Perumahan PNS
Perumahan - Inilah.com/Ilustrasi

INILAH.COM, Banjarmasin - Para pengembang yang tergabung dalam Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD Apersi) wilayah Kalimantan Selatan menyatakan berminat untuk membangun sejumlah perumahan untuk para pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Untuk itu, para pengembang Apersi berharap dukungan dan bantuan dari Pemda setempat dan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) agar pembangunan rumah para abdi negara tersebut dapat segera terlaksana secepatnya.

Ketua DPD Apersi Kalsel, H. Hasyim KA mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terkait rencana pembangunan rumah untuk PNS di daerah tersebut.

"Pemkab Tanah Bumbu menyatakan bersedia bekerjasama dengan kami pengembang Apersi untuk pembangunan rumah. Saat ini tinggal menunggu perjanjian kerjasama baik untuk payung hukumnya," ujarny saat acara acara Rapat Koordinasi Teknis Wilayah Tengah Program Pengembangan Kawasan Tahun Anggaran 2013/ 2014 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (26/2/2013).

Menurut dia, sebagai salah satu daerah hasil pemekaran, para PNS di Kabupaten Tanah Bumbu tersebut sangat membutuhkan bantuan rumah untuk dapat menunjang kerja mereka sehari-hari. Untuk mewujudkan program tersebut, Pemkab Tanah Bumbu bahkan telah menyediakan tanah seluas 40 hektar untuk rumah PNSnya.

"Dari 40 hektar tanah yang disediakan Pemda setempat, kami memperkirakan bisa dibangun sekitar 4.000 rumah PNS. Kami juga berharap bantuan dari Pemda dan Kemenpera terkait kemudahan ijin dan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) umum seperti ketersediaan jalan, drainase dan air bersih, listrik dan air limbah," katanya.

DPD Apersi Kalsel, imbuhnya, baru berdiri sekitar satu bulan lalu dan telah memiliki anggota sekitar 52 pengembang. Dirinya juga optimis jumlah pengembang yang tergabung dalam DPD Apersi Kalsel akan semakin banyak dan terus mendukung program-program perumahan di daerahnya masing-masing.

"Dari data yang kami miliki jumlah PNS dan masyarakat yang menginginkan rumah dengan harga murah dan terjangkau di Kalsel cukup tinggi. Hal tersebut merupakan pasar perumahan yang potensial untuk para pengembang dan kami akan terus mendukung program perumahan Kemenpera," tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU PPP) Kemenpera, DT Saraswati menuturkan, pihaknya juga akan terus mensosialisasikan program KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat dan PNS di daerah. Harga rumah yang bisa memanfaatkan KPR FLPP di Kalimantan Selatan maksimal Rp 95 juta.

"Kami akan terus berupaya agar PNS di daerah juga bisa memanfaatkan KPR FLPP ini. Adanya minat dari pengembang Apersi untuk perumahan PNS di Kabupaten Tanah Bumbu akan mendorong semakin banyaknya masyarakat yang bisa memiliki rumah dengan harga dan angsuran yang terjangkau," imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Kawasan Kemenpera Hazaddin TS menyatakan, Kemenpera sangat senang dengan minat yang yang cukup besar dari pengembang Apersi dalam program pembangunan rumah PNS di daerah-daerah. Hal tersebut harus disambut baik oleh Pemda agar selain program perumahan untuk masyarakat dan PNS yang memiliki penghasilan rendah bisa memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

Kemenpera juga mendorong pengembang untuk segera mengajukan permohonan PSU secepatnya agar rumah yang dibangun bisa memiliki fasilitas pendukung yang memadai. "Pemda juga harus memberikan perhatian kepada PNS yang memiliki penghasilan rendah agar mereka juga bisa punya rumah. Jadi kerjasama Pemda dan pengembang di daerah juga harus ditingkatkan," tandasnya. [hid]

Komentar

x