Selasa, 2 September 2014 | 08:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Investor Asing Siap Bangun Bandara Baru di Bali
Headline
(Foto : istimewa)
Oleh: Dewa Putu Sumerta
ekonomi - Rabu, 24 April 2013 | 12:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Denpasar – Beberapa investor asingdari Jepang, Inggris, Korea dan India, mengaku siap mendanai pembangunan bandara internasional di Kabupaten Buleleng, Bali.

"Ada empat investor yang serius berinvetasi membangun bandara di Bali utara. Hanya saja, investor asal India yang awalnya paling siap membangun bandara di Buleleng belakangan hengkang dan mengalihkan dananya ke bandara di Kulonprogo, Jogjakarta," ujar Menteri Perhubungan Everst Ernerst Mangindaan dalam keterangan resminya dalam Forum Transportasi di Nusa Dua, Bali, Selasa (23/4/2013).

Mangindaan yang didampingi Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti menuturkan, awalnya ada tiga lokasi yang diusulkan untuk pembangunan bandara baru di Bali, yaitu satu lokasi di Kabupaten Karangasem dan dua lokasi di Kabupaten Buleleng.

Namun dengan pertimbangan dan diskusi bersama sejumlah pihak terkait, diputuskan lokasi bandara tersebut berada di Kecamatan Kubutambahan atau di timur Singaraja ibukota Kabupaten Buleleng.

"Di Kubutambahan, lokasinya lebih siap, studi feasibilitynya dan daya dukung lainnya, karena paling kecil risikonya," jelasnya.

Mangindaan menuturkan, Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah menemuinya dan menyampaikan konsep pembangunan bandara sebagai solusi satu-satunya untuk mengatasi problem kemacetan lalu lintas maupun untuk mengatasi ketimpangan pembangunan di Bali Selatan.

"Pemerintah mendukung agar rencana pembangunan bandara di Bali Utara segera direalisasikan. Pemerintah daerah diminta segera menyiapkan sistem transportasi yang bisa disinergikan atau terintegrasi dengan transportasi darat lainnya," katanya.

Menurut Mangindaan, Bali yang menghadapi masalah kemacetan dan kekroditan lalu lintas telah dicarikan solusinya dengan membangun jalan tol atau jalan di atas perairan (JDP), yang menghubungkan Benoa, Bandara (Kuta) dan Nusa Dua.

"Intinya mereka (investor) siap segera mengucurkan dananya, dengan catatan sudah tidak ada masalah lagi di bawah. Sebenarnya investor banyak yang mau asalkan jangan ada permasalahan tanah," tegas Mangindaan.

Pemerintah daerah, kata Mangindaan diminta segera menyelesaikan semua persoalan di bawah terkait rencana pembangunan bandara internasional tersebut. "Sudah ada investor lokal yakni PT Pembangunan Bali yang juga sudah siap mengembangkan bandara baru tersebut," katanya. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
suarsana
Rabu, 1 Mei 2013 | 14:53 WIB
ayo lanjutkan pembangunan bali utara, jangan permasalahkan lokasi,jangan ribut dengan saudara sendiri, toh juga bali secara keseluruhan yang akan menikmati,ayo para pemimpin,jangan sampai para investor yang sudah semagat, lepas lagi !
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER