Kamis, 23 Oktober 2014 | 12:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Salip RI, Filipina Raih Peringkat Investment Grade
Headline
(Foto : istimewa)
Oleh:
ekonomi - Kamis, 2 Mei 2013 | 18:01 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Filipina mendapat peringkat investment grade dari lembaga pemeringkat Standard & Poor’s pada Kamis (2/5/2013).

Pencapaian ini mengalahkan Indonesia, yang peringkatnya justru diturunkan dari positif ke stabil. Hal ini juga menunjukkan bahwa Presiden Filipina Benigno Aquino telah mengalahkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam meningkatkan keuangan pemerintah dan memacu pertumbuhan.

Rating pada hutang jangka panjang Filipina dalam bentuk mata uang asing, naik satu tingkat menjadi BBB- dari sebelumnya BB, dengan outlook stabil. Demikian menurut S & P dalam sebuah pernyataan hari ini. Sebaliknya, lembaga pemeringkat tersebut merevisi outlook pada rating BB Indonesia menjadi stabil dari positif.

Disebutkan, kenaikan peringkat Filipina mencerminkan profil eksternal yang bertambah kuat, inflasi moderat, dan menurunnya ketergantungan pemerintah pada utang mata uang asing.

Sementara untuk Indonesia, S&P menilai, “Penyia-nyiaan momentum perbaikan dan profil eksternal yang lebih lemah, telah mengurangi potensi upgrade negara ini selama 12 bulan ke depan," katanya secara terpisah.

Aksi Aquino untuk mengubah bangsa menjadi salah satu ekonomi kawasan dengan pertumbuhan tercepat, mendapatkan kekuatan. Terutama karena pemerintah memprediksikan rekor investasi tahun ini, termasuk ekspansi perusahaan seperti Murata Manufacturing Co.

Sementara di Indonesia, SBY telah menunda pemangkasan subsidi bahan bakar yang telah menguras anggaran pemerintah, bahkan ketika ia mencoba mengalokasikan lebih banyak dana untuk belanja infrastruktur.

"Untuk Filipina, hal ini belum mengkonfirmasikan bahwa reformasi Aquino telah membuahkan hasil yang dapat membantu memikat arus investasi langsung jangka pendek dan jangka panjang," kata Santitarn Sathirathai, ekonom Credit Suisse Group AG yang berbasis di Singapura "Sementara momentum peringkat bagi Indonesia bergerak ke arah yang salah."

Aliran Modal

Peso menguat ke level tiga pekan tertinggi di 41,055 per dolar AS, membalikkan penurunan sebelumnya. Mata uang Filipina ini membukukan kenaikan terbesar dalam 12 bulan terakhir, setelah baht Thailand, dari 11 mata uang Asia yang dilacak Bloomberg.

Indeks Bursa Saham Filipina (PComP) menguat 0,3% sebelum pengumuman, setelah melonjak ke level rekor pada April. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan di Indonesia turun 1%.

Peringkat yang lebih tinggi ini dapat meningkatkan aliran modal ke Filipina. Bank sentral Filipina, Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) pun harus menambah langkah-langkah untuk membatasi risiko gelembung aset.

BSP bulan lalu memangkas bunga rekening deposito khusus untuk ketiga kalinya tahun ini. Namun mempertahankan bunga bank untuk deposito over night di rekor terendah 3,5%.

Sementara itu, BSP akan tetap waspada terhadap risiko terkait masuknya arus modal yang lebih besar. Demikian menurut Gubernur BSP Amando Tetangco hari ini.

Melawan Korupsi

Aquino telah meningkatkan belanja negara dan mempersempit defisit anggaran, serta mencari investasi infrastruktur lebih dari US$ 17 miliar, untuk memacu pertumbuhan 7% tahun ini. Perekonomian Filipina, yang dua kali lebih besar dari Malaysia dan 10 kali lebih besar dari Singapura pada 1960, tumbuh 6,8% pada kuartal keempat 2012.

Hubungan Aquino dengan Gereja Katolik agak menegang, setelah ia membagikan alat kontrasepsi gratis pada masyarakat miskin. Ia pun sempat ditangkap presiden sebelumnya atas tuduhan korupsi, dan pernah menggulingkan hakim agung karena menyembunyikan kekayaannya secara ilegal.

Transparency International menaikkan peringkat negara tersebut atas indeks korupsi tahunannya pada 2012 menjadi 105, lebih tinggi dari Indonesia yang berada di level 118.

"Peringkat investasi ini adalah suara kepercayaan," kata Menteri Keuangan Cesar Purisima. "Pemerintah akan terus fokus pada pembangunan infrastruktur, penciptaan ruang fiskal yang lebih besar untuk mendukung investasi sosial, dan lebih membuka perekonomian."

Fitch Ratings adalah lembaga pemeringkat pertama yang meng-upgrade Filipina ke investment grade pada Maret. Sedangkan Moody’s memebri peringkat satu tingkat di bawahnya.

Perubahan penilaian tidak selalu diikuti oleh investor. Obligasi Perancis dan US Treasuries justru menguat setelah peringkat AAA mereka dicabut, sinyal bahwa penurunan peringkat mungkin memiliki sedikit pengaruh pada biaya pinjaman.

Hampir separuh waktu, imbal hasil obligasi pemerintah jatuh bila tindakan menyarankan mereka harus memanjat, atau mereka meningkat bahkan sebagai perubahan sinyal penurunan, menurut 38 tahun data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Hambatan Indonesia

SBY mengatakan pekan ini bahwa ia hanya akan menaikkan harga BBM, setelah DPR menyetujui program kompensasi bagi masyarakat miskin, langkah yang bisa menunda upaya menekan defisit anggaran, yang mungkin akan bertambah lebih dari dua kali lipat seperti yang diperkirakan tanpa pemotongan subsidi.

Kegagalan untuk mengurangi subsidi tahun lalu, menyerap habis keuangan pemerintah dan menyebabkan defisit neraca. Selain tertekannya rupiah karena investor asing kehilangan kepercayaan.

S & P mengatakan akan menaikkan peringkat Indonesia jika reformasi BBM diselesaikan, keuangan negara ditingkatkan, atau jika reformasi struktural mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sebaliknya, penilaian tersebut bisa turun lagi, jika fiskal yang diperbaharui atau tekanan eksternal, tidak mendapat respon kebijakan yang tepat waktu dan memadai. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER