Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 31 Juli 2015 | 14:17 WIB
Hide Ads

Tips Hindari Usaha Ayam Broiler Gulung Tikar

Oleh : Haris Marseno | Jumat, 3 Mei 2013 | 17:42 WIB
Tips Hindari Usaha Ayam Broiler Gulung Tikar
(inilah.com/Agus priatna)

INILAH.COM, Jakarta - Dalam 3 bulan terakhir pedagang ayam broiler Sulawesi Selatan mengalami penurunan harga hingga Rp6.000 - Rp6.500 per kilogram, hal ini mengancam peternak gulung tikar.

"Ini sudah berlangsung selama tiga bulan, banyak peternak yang terlibat utang bahkan hingga gulung tikar," keluh Harto, Ketua Umum Asosiasi Peternak Unggas Indonesia (PINSAR Unggas Nasional) dalam diskusi di kantor Kementerian Pertanian, Jum'at (3/5/2013).

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Irwantoro, mengakui produk unggas rentan terhadap fluktuasi harga. "Terkadang kenaikan harga (positif) dan terkadang turun," ujarnya menanggapi kondisi tersebut.

Untuk menetapkan harga patokan perlu diskusi dengan berbagai pihak. Pasalnya, ayam harus ditetapkan terlebih dahulu sebagai pangan pokok seperti beras dan kedelai. "Untuk ke depan, ayam harus masuk sebagai pangan pokok, sehingga Bulog dapat mengendalikan harga agar tidak jatuh," ujarnya

Adapun untuk menghindari fluktuasi yang tajam, Kementan juga memfasilitasi diskusi antar asosiasi unggas untuk mencari solusi. Asosiasi ini bergabung dalam Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia untuk mencari solusi misalnya dengan mengurangi DOC (Day old Chick atau anak ayam). [hid]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.