Jumat, 25 April 2014 | 14:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sebagian Pegawai Korupsi
Kemenkeu Tetap Lanjutkan Remunerasi
Headline
Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Kiagus Ahmad Baddarudin - (Foto: istimewa)
Oleh: Wiyanto
ekonomi - Minggu, 19 Mei 2013 | 07:04 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Bandung - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan menolak usulan penghapusan remunerasi dengan alasan pegawai Kemenkeu kerap melakukan tindak korupsi.

"Pegawai ada remunerasi ini penting karena banyak pertanyaan. Kenapa setelah ada remunerasi masih ada korupsi, kalau begitu remunerasi gagal atau tidak efektik?, saya jawab ukuran mencegah dengan remunerasi itu sudah tepat," ujar Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Kiagus Ahmad Baddarudin saat pemaparan Lembaga Dana Pengelola Pendidikan di Bandung, Sabtu (18/5/2013).

Alasan dipertahankan remunerasi, lanjut Kiagus adalah masih banyaknya pegawai Kemenkeu yang bersih sehingga kelayakan remunerasi tetap dipertahankan. Sedangkan yang melakukan korupsi tidak lebih banyak dari yang jujur.

"Remunerasi prasyarat aparatur bersih dan bertanggungjawab maka diberikan kompensasi remunerasi pada tingkat hidup layak. Kalau ada yang korupsi itu mental orangnya. Jangan lupa masih banyak filosofi bukan semata uang, tapi beri gaji yang memadai bagi yang jujur," ucapnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) oknum pegawai pajak di wilayah DKI Jakarta, pada Rabu (15/5/2013). Tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan suap dari oknum wajib pajak ke pegawai pajak. Informasi dihimpun, pengintaian petugas KPK tersebut dilakukan sejak Selasa kemarin. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
alfiqri
Rabu, 19 Juni 2013 | 08:54 WIB
kapan remonerasiuntuk dinas perhubungan se indonesia?
sofyan
Selasa, 28 Mei 2013 | 15:30 WIB
to pak sekjen Kemenkeu....gimana tuk pegawai kemenag kapan remunerasinya. kenapa reward bagi pegawai kemenag masih begini2 ajja. padahal pemasukkan tuk negara tidak kalah dengan cukai contoh : haji, pendidikan, biaya nikah dll. pdahal pegawainya banyak yang jujur......
pendi
Selasa, 21 Mei 2013 | 11:40 WIB
saya dan keluarga menyambur gembira dan alhamdulillah............ tapi kapan tmt nya biar cepat dirasakan menfaatnya
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER