Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Mei 2015 | 02:04 WIB
Hide Ads

Sebagian Pegawai Korupsi

Kemenkeu Tetap Lanjutkan Remunerasi

Oleh : Wiyanto | Minggu, 19 Mei 2013 | 07:04 WIB

Berita Terkait

Kemenkeu Tetap Lanjutkan Remunerasi
Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Kiagus Ahmad Baddarudin - (Foto: istimewa)

INILAH.COM, Bandung - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan menolak usulan penghapusan remunerasi dengan alasan pegawai Kemenkeu kerap melakukan tindak korupsi.

"Pegawai ada remunerasi ini penting karena banyak pertanyaan. Kenapa setelah ada remunerasi masih ada korupsi, kalau begitu remunerasi gagal atau tidak efektik?, saya jawab ukuran mencegah dengan remunerasi itu sudah tepat," ujar Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Kiagus Ahmad Baddarudin saat pemaparan Lembaga Dana Pengelola Pendidikan di Bandung, Sabtu (18/5/2013).

Alasan dipertahankan remunerasi, lanjut Kiagus adalah masih banyaknya pegawai Kemenkeu yang bersih sehingga kelayakan remunerasi tetap dipertahankan. Sedangkan yang melakukan korupsi tidak lebih banyak dari yang jujur.

"Remunerasi prasyarat aparatur bersih dan bertanggungjawab maka diberikan kompensasi remunerasi pada tingkat hidup layak. Kalau ada yang korupsi itu mental orangnya. Jangan lupa masih banyak filosofi bukan semata uang, tapi beri gaji yang memadai bagi yang jujur," ucapnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) oknum pegawai pajak di wilayah DKI Jakarta, pada Rabu (15/5/2013). Tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan suap dari oknum wajib pajak ke pegawai pajak. Informasi dihimpun, pengintaian petugas KPK tersebut dilakukan sejak Selasa kemarin. [hid]

3 Komentar

Image Komentar
ALFIQRI - Rabu, 19 Juni 2013 | 08:54 WIB
Kapan remonerasiuntuk dinas perhubungan se indonesia?
Image Komentar
SOFYAN - Selasa, 28 Mei 2013 | 15:30 WIB
To pak sekjen kemenkeu....gimana tuk pegawai kemenag kapan remunerasinya. kenapa reward bagi pegawai kemenag masih begini2 ajja. padahal pemasukkan tuk negara tidak kalah dengan cukai contoh : haji, pendidikan, biaya nikah dll. pdahal pegawainya banyak yang jujur......
Image Komentar
PENDI - Selasa, 21 Mei 2013 | 11:40 WIB
Saya dan keluarga menyambur gembira dan alhamdulillah............ tapi kapan tmt nya biar cepat dirasakan menfaatnya

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.