Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 3 September 2015 | 09:27 WIB
Hide Ads

Pemerintah Sampaikan RAPBN 2014 ke DPR

Target Ekonomi 2014 Tumbuh 6,4-6,9%

Oleh : Wiyanto | Senin, 20 Mei 2013 | 13:39 WIB

Berita Terkait

Target Ekonomi 2014 Tumbuh 6,4-6,9%
Menteri Bappenas/PPN, Armida Alisjahbana - (inilah.com/Ardhy Fernando)

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menyampaikan kerangka Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2014 kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Saya ingin menyampaikan sesuai Undang - Undang pada 20 mei itu memang pemerintah harus menyampaikan pokok kebijakan fiskal. Kerangka ekonomi makro disidang paripurna DPR. Jadi sesuai penugasannya, diberikan saya mewakili pemerintah menyampikan itu," ujar Menteri Bappenas/PPN, Armida Alisjahbana di DPR, Senin (20/5/2013).

DPR selanjutnya akan melakukan pembahasan secara detil masing-masing anggaran. Hal itu dilakukan bersama-sama dengan pemerintah setelah menyepakati jadwal pembahasan.

"Jadi secara keseluruhan akan menjadi bahan yang akan dibahas bersama dengan DPR. Nanti jadwal selanjutnya akan ada pandangan fraksi di sidang paripurna atas apa yang disampaikan pemerintah tadi. Setelah itu pemerintah akan menanggapi kembali lalu masuk kerapat kerja, ini semua untuk 2014," katanya.

Salah satunya yang dipaparkan soal kisaran pertumbuhan ekonomi 2014 sebesar 6,4%-6,9%. Hal ini dengan melihat kondisi pertumbuhan tahun ini. "Itu rance akan dibahas dikaitkan dengan outlook 2013, dikaitkan dengan berbagai kebijakan program yang didorong pemerintah. Nanti kita lihat, saya belum bisa menyampaikan berapanya, nanti rance itu yang kita pegang," ucapnya.

Selain itu pemaparan itu juga dibicarakan masalah pemilu. "Terus juga dikaitkan 2014, pelaksanaan pemilu bagaimanapun akan ada dampak multi player terhadap perekonomian. Pemilu itu sendiri kalau dari berbagi pengalaman menyumbang sekitar 0,15%-0,2%," katanya. [hid]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.