Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 5 September 2015 | 06:08 WIB
Hide Ads

Produksi Perikanan Lamongan Capai 190 Rb Ton/Tahun

Oleh : Ranto Rajagukguk | Jumat, 24 Mei 2013 | 20:45 WIB
Produksi Perikanan Lamongan Capai 190 Rb Ton/Tahun
(Foto: inilah.com)

INILAH.COM, Lamongan - Potensi produksi perikanan di daerah Lamongan telah berkontribusi besar terhadap produksi perikanan nasioanal menyusul berkembangnya sektor infrastruktur pelabuhan dan transportasi pada daerah tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lamongan, Suryatmoko menjelaskan, kontribusi produksi perikanan pada daerahnya tidak bisa dipandang sepele. Tercatat sekitar 190 ribu ton ikan per tahun dihasilkan di daerah ini dengan berbagai produk ikan konsumsi atau olahan yang dikirim di sejumlah wilayah Indonesia.

"Lamongan tidak bisa dianggap sepele untuk produksi perikanan. Data produksi menunjukkan 190 ribu ton per tahun hasil ikan dicapai di Lamongan. Kemudian tercatat 69 ribu hasil ikan dicapai lewat tangkapan para nelayan," ujar dia dalam acara diskusi bertema "Industrialisasi Garam Rakyat Untuk Mewujudkan Kemandirian Produksi Garam Nasioanal" yang diadakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Lamongan, Jawa Timur, Jumat (24/5/2013).

Dia menambahkan, hasil peningkatan ini memang tak jauh dari bertumbuhnya sarana prasanana infrastruktur yang menyokong laju distribusi untuk dipasarkan sebagi konsumsi ke masyarakat.

Menurut dia, dari Kabupaten Lamongan, daerah penghasil ikan terbesar ada pada Kecamatan Brondong. Bahkan salah satu daerah Lamongan telah mencatatkan hasil produksi ikan terbesar di daerah Jawa Timur.

"Ini berkat tumbuhnya pelabuhan-pelabuhan baru yang berimplikasi terhadap pasar produksi perikanan di daerah Lamongan. Kami sendiri berusaha untuk meningkatkan produksi dan produktivitas agar bisa mencapai hasil potensial produksi bagi masyarakat," ucapnya. [hid]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.