Sabtu, 23 Agustus 2014 | 16:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Enam KKKS Pastikan Hengkang dari Indonesia
Oleh: Ranto Rajagukguk
ekonomi - Selasa, 28 Mei 2013 | 00:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kontaktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang melakukan eksplorasi lepas pantai (offshore) di Indonesia, memastikan diri akan hengkang karena telah mengeluarkan dana cukup besar.

Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini menjelaskan, enam KKKS minyak dan gas bumi (migas) yang melakukan kegiatan eksplorasi offshore hengkang dari Indonesia akibat sumur dry hole.

Adapun Dry holeadalah kegiatan eksplorasi yang tidak berhasil menemukan cadangan migas yang cukup ekonomis untuk dikembangkan.

"Masalahnya ada enam KKKS di laut dalam Indonesia timur dan mereka hengkang dari indonesia karena memberatkan," ujar Rudi di Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Rudi mengatakan, dari tujuh KKKS yang melakukan eksplorasi di laut dalam dengan nilai sebesar US$ 500 juta, hanya satu yang berhasil mendapatkan migas di wilayah tersebut. Sedangkan keenam lainnya dry hole, sehingga mereka pun memilih untuk keluar dari usaha pengeboran di Indonesia.

Menurut Rudi, KKKS yang berhasil menemukan gas di laut dalam tersebut ditaksir mencapai 2,3 TCF gas, atau setara dengan nilai uang US$ 14 miliar. Dengan demikian, uang yang dikeluarkan sebesar US$ 500 juta digantikan dengan keberhasilan penemuan gas sebesar US$ 14 miliar.

"Ini berarti, hanya investor yang handal dan memiliki modal kuat mampu melakukan eksplorasi di laut dalam Indonesia," ujarnya. [Ast] a

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER