Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 2 Juli 2015 | 12:14 WIB
Hide Ads

Indonesia Bisa Atur Harga Batu Bara Global

Oleh : Ranto Rajagukguk | Kamis, 30 Mei 2013 | 06:27 WIB
Indonesia Bisa Atur Harga Batu Bara Global
(Foto : inilah.com/Nury Sybli)

INILAH.COM, Jakarta - Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara (Aspemindo) menilai Indonesia bisa menjadi pengatur harga batu bara internasional seiring besarnya volume ekspor komoditas tersebut.

Sekretaris Umum Aspemindo, Ekawahyu Kasih menjelaskan, meski cadangan batubara nasional hanya sebesar 3% dari kapasitas pasokan dunia, Indonesia merupakan eksportir terbesar batubara internasional.

"Cadangan batu bara kita hanya 3% dari dunia tapi jadi eksportir terbesar. Mereka menyimpan cadangannya tapi kita menjualnya ke mana-mana. Seharusnya, kita bisa kendali atas harga batu bara yang belakangan ini justru anjlok," tutur dia di Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Menurut Ekawahyu, murahnya harga batu bara nasional lantaran letak geografis Indonesia yang memacu distribusi komoditas tersebut menjadi mudah. Negara-negara lain mengaku beban biaya produksi batu bara menjadi mahal karena jarak angkut untuk ekspor cukup jauh karena terhambat struktur geografis.

"Amerika ekspor ke dua negara importir batubara besar seperti China dan India sulit karena struktur geografis juga tidak mendukung. Makanya mereka juga jual mahal. Indonesia mumpuni untuk struktur geografis ke China dan India sehingga batubara yang kita jual jauh lebih kompetitif," tutur Ekawahyu.

Dengan kondisi tersebut seharusnya pengusaha tambang batubara nasional bisa melakukan riset dengan membandingkan harga-harga batubara negara maju lain agar mampu bersaing dan menciptakan keuntungan. Namun yang terjadi kini, harga batubara di dalam negeri justru diatur mekanisme pasar global.

"Kita eksportir terbesar tetapi diatur harganya oleh mekanisme pasar global. Kita harus bisa kendalikan harga batubara nasional karena kita penyuplai batubara terbesar bagi dunia," ucapnya. [hid]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.