Minggu, 23 November 2014 | 07:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Puncak Panen Petani Maret 2014
Headline
Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan - (Foto : inilah.com)
Oleh: Wiyanto
ekonomi - Kamis, 24 Oktober 2013 | 00:09 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Pertanian menyatakan kalau puncak panen akan terjadi pada Maret 2014. Namun tidak akan berbarengan dengan puncak hujan.

"Kalau panen itu kan puncaknya mulai dari Maret dan April. Puncak musim hujan juga april," ujar Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan di Jakarta, Rabu (23/10/2013).

Menurut Rusman, petani kalau melihat sudah musim hujan dan sudah memanen segera menanam padi kembali. "Jadi kuncinya, ini kan hujan sudah ada tanda. Kalau sudah ada tanda hujan, bisa dikerjakan, garap saja," katanya.

Menteri Pertanian, Suswono meminta kepada petani agar memanfaatkan sebaik mungkin musim tanam, yaitu Oktober 2013 hingga Maret 2014. "Pada bulan Oktober-Maret atau saat musim hujan itu curah hujannya semakin intensif untuk meningkatkan produksi tanaman. Oleh karena itu petani jangan sampai terlambat, tapi harus intensif," kata Suswono.

Menurut Suswono, dari penelitian Balitbang Pertanian, jika proses cocok tanam dilakukan pada bulan tersebut maka peningkatan produksi pangan tersebut setidaknya menyumbang 65% terhadap produksi pangan nasional. "Rinciannya 40% untuk padi dan 45% untuk jagung," kata Suswono. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER