Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 30 Agustus 2016 | 10:07 WIB
Hide Ads

Ramalan Ekonomi Chairul Tandjung

Oleh : Iwan Purwantono | Rabu, 4 Desember 2013 | 02:01 WIB
Ramalan Ekonomi Chairul Tandjung
Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Chairul Tandjung - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Memasuki tahun politik 2014, angka impor diprediksikan bakal melompat tinggi. Jauh meninggalkan nilai ekspor produk nasional. Ini harus diwaspadai.

Tak main-main, prediksi ini dilontarkan Pengusaha Nasional yang juga Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Chairul Tandjung. Bahwa perekonomian nasional bakal mengalami dinamika yang cukup berat. Lagi-lagi, dampak dari pelambatan ekonomi beberapa negara.

Kelihatannya perekonomian 2014 bakal menurun. Karena perekonomian beberapa negara seperti Cina dan India melambat, ungkap Charul dalam seminar yang bertajuk "Prospek Ekonomi Indonesia 2014: Tantangan Ekonomi di Tengah Tahun Politik," di Jakarta, Selasa (o3/12/2013).

Kalau benar terjadi, lanjut pemilik CT Grup ini, menjadi tantangan berat bagi presiden yang terpilih dalam pemilu 2014. Saat itu, perekonomian Cina yang biasanya tumbuh 10% bakal menyusut sampai 7%. Sedangkan India, pertumbuhannya tidak akan lebih dari 4-4,4%. Karena perekonomian dunia melemah, dampaknya kepada turunnya permintaan, ungkap Chairul.

Kalau ekspor kita turun, bagaimana dengan impor? Tak kalah mengerikannya. Menurut Chairul, masyarakat Indonesia memiliki tingkat konsumsi yang tinggi. Ketika industri nasional tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, pilihannya importasi. Masih akan tetap tinggi. Konsumsi domestik memang tidak bisa diimbangi produksi lokal. Salah satu contoh, ya daging, pungkas Chairul.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x