Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 28 Juni 2016 | 21:55 WIB
Hide Ads

Pemerintah akan Sinkronkan Izin Usaha Pusat-Daerah

Oleh : Ranto Rajagukguk | Selasa, 5 Agustus 2014 | 05:37 WIB
Pemerintah akan Sinkronkan Izin Usaha Pusat-Daerah
Menko Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) - (Foto : inilah.com/Rizki Meirino)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menko Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) akan fokus dalam membenahi perizinan usaha dalam dua bulan sisa masa jabatannya.

Hal ini dilakukan guna memacu iklim investasi ke depan. "Ya sebenarnya banyak sekali. Tapi yang pertama itu akan berkonsentrasi soal masalah perizinan. Masalah perizinan mempermudah dunia usaha itu akan memacu iklim investasi," ujar CT di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Senin (4/8/2014).

Sebagai hal yang menjadi prioritas, mulai hari ini tim bentukkannya akan mulai bekerja. Sasarannya adlaah memaksimalkan pembenahan izin usaha. Ia pun menargetkan, pada 17 Agustus 2014 nanti semua konsep ini rampung.

"Kalau kerjaannya sudah selesai, nanti di tanggal 18 atau 19 Agustus 2014 akan dirapatkan kembali. Bahkan kalau diperlukan akan dibawa ke sidang kabinet," ujar dia.

CT pun memprediksi akhir bulan atau awal September beleid perampungan izin bisa terbit. Dalam pembenahan izin usaha, simplifikasi dan harmonisasi izin yang berasal dari daerah dan pemerintah pusat nantinya menjadi satu kesatuan.

"Masalah simplifikasi perizinan sudah bisa dilakukan. Perizinan ini juga menyangkut harmonisasi perizinan di daerah dan di pusat. Ini yang menurut saya akan jadi hal yang penting," tutur CT.

Pihaknya menyadari selama ini perolehan izin menjadi faktor penyumpang hambatan investasi. Ia berharap semua mekanisme yang dibuat nanti bisa merangkul semua izin usaha, termasuk Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Supaya pengusaha khususnya pengusaha kecil dan menengah sudah bisa melaksanakan perizinannya dengan baik," katanya. [hid]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget