Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:34 WIB

Riset Taipan Pemilik 25 Grup Usaha Kelapa Sawit

Oleh : - | Kamis, 12 Februari 2015 | 23:57 WIB
Riset Taipan Pemilik 25 Grup Usaha Kelapa Sawit
(Foto: inilahcom)
facebook twitter


INILAHCOM, Jakarta - Transformasi untuk Keadilan (TuK) Indonesia mengadakan riset terhadap para tapian pemilik 25 grup usaha kelapa sawit di Indonesia. Seperti apa hasilnya?

"Riset ini dilakukan untuk membahas bagian mana dari sektor minyak sawit Indonesia yang didominasi kelompok usaha yang dikendalikan taipan serta siapa saja yang mengendalikan grup-grup bisnis tersebut," jelas Plt Direktur Program TuK Indonesia Rahmawati Retno Winarni dalam "workshop" media atas kajian bertajuk Taipan di Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia di Jakarta, Kamis (12/02/2015).

Ia menjelaskan, dari 25 induk perusahaan sawit tersebut, 21 perusahaan di antaranya telah terdaftar di bursa saham antara lain 11 di Jakarta, enam di Singapura, tiga di Kuala Lumpur, dan satu di London.

"Hanya empat perusahaan yang dimiliki secara pribadi, salah satunya adalah Triputra Agro Persada yang akan berencana untuk mendaftar di bursa saham," ujar dia.

Menurut dia, meski kebanyakan 21 perusahaan tersebut telah terdaftar di bursa saham, tidak berarti perusahaan-perusahaan tersebut dimiliki publik. "Dalam arti bahwa kepemilikan mereka tersebar di sejumlah besar investor swasta dan kelembagaan," tutur dia.

Ia mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukannya, perusahaan tersebut sebenarnya dikendalikan taipan dan keluarganya, bisa satu atau beberapa orang di setiap perusahaan. "Taipan tersebut belum tentu memiliki saham mayoritas tetapi mereka selalu memiliki saham terbesar yang memberikan kemampuan untuk mengendalikan manajemen dan strategi perusahaan, tegas dia.

Rincian 25 grup kelapa sawit yang dikendalikan para taipan berdasarkan riset TuK Indonesia itu adalah Wilmar, Sinar Mas, IOI, Raja Garuda Mas, Batu Kawan, Salim, Jardine Matheson, Musim Mas, Surya Damai, Genting, Darmex Agro, dan Hanta. Selanjutnya ada Tiga Pilar Sejahtera, DSN, Sungai Budi, Kencana Agri, Triputra, Sampoerna Agro, Anglo-Eastern, Bakrie, Tanjung Lingga, Austindo, Rajawali, Provident, dan Gozco.

TuK Indonesia merupakan NGO yang berbasis di Jakarta dan bekerja pada isu lingkungan, SDA, dan dampak pembangunan terhadap hak asasi manusia. [tar]

Komentar

 
x