Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 10:20 WIB

Perebutan Migas di Blok Masela

Oleh : Ranto rajagukguk | Kamis, 24 September 2015 | 07:45 WIB

Berita Terkait

Perebutan Migas di Blok Masela
Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) berencana masuk ke Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas (migas) Blok Masela di Laut Arafuru, Provinsi Maluku. Sementara Inpex, kontraktor lama juga tak mau kalah.

Hanya saja, Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja mengaku belum tahu. Sejauh ini, Kementerian ESDM belum menerima surat permohonan mengenai keinginan Pertamina itu.

"Soal Pertamina, belum terima suratnya. Kalau berminat, kita tunggu nanti seperti apa," ujar Wirat di Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Kontraktor Blok Masela, saat ini memang tengah memburu pemerintah untuk segera memperpanjang kontrak. Pasalnya, kontrak operator Blok Masela berakhir di 2028. Permasalahan timbul lantaran Blok Masela baru berproduksi di 2018.

Dengan demikian, Inpex sebagai kontraktor Blok Masela sangat berharap agar pemerintah bisa memperpanjang kontraknya. Namun, bila merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No 35/2004 tentang Sektor Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, perpanjangan kontrak operator baru bisa diputuskan paling cepat 10 tahun, sebelum kontrak berakhir. Itu artinya, operator Blok Masela baru mendapat kepastian perpanjangan di 2018.

Bila kontrak operator diperpanjang, Pertamina memiliki kesempatan mendapatkan porsi 15% kepemilikan di Blok Masela. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) No 15 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi yang akan Berakhir Kontrak Kerja Samanya. [ipe]

Komentar

x