Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 06:15 WIB

Penuhi Target Pajak 2015, Dirjen Pajak Menyerah

Oleh : Uji Sukma Medianti | Jumat, 6 November 2015 | 08:09 WIB
Penuhi Target Pajak 2015, Dirjen Pajak Menyerah
Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Akhirnya, Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito bicara jujur. Bahwa target perolehan pajak 2015 sebesar Rp 1.294,2 triliun sulit dikejar.

Kepada wartawan, sang dirjen yang terpilih melalui mekanisme lelang jabatan ini, menyalahkan ketidakpastian ekonomi global menyebabkan pendapatan pajak tahun ini, jauh dari harapan.

Semisal, kata Sigit, penurunan impor akibat pelemahan ekonomi global, berdampak kepada menurunnya setoran pajak pertambahan nilai (PPN).

"Terjadi penurunan PPN sebesar 12,41 persen atau senilai Rp 108,261 triliun di bandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu Rp 123,601 triliun," kata Sigit di kantor pusat DJP, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Selain PPN, Sigit juga menceritakan soal anjloknya PPh Pasal 22 impor sebesar 0,61% atau setara Rp 33,935 triliun di bandingkan periode yang sama 2014 sebesar Rp 34,143 triliun.

"Demikian pula Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) impor juga mengalami penurunan, nilainya hanya Rp 3,635 triliun. Atau turun 24,58 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu Rp 4,819 triliun," kata Sigit.

Meski berat, Sigit berjanji akan menjaga shorfall atau kekurangan dari target pajak, tak lebih dari Rp 160 triliun. Artinya, pendapatan pajak 2015 minimal harus mencapai Rp 1134,2 triliun. "Kami telah memperhitungkan, semaksimal mungkin agar shortfall tidak di atas Rp 160 triliun," kata Sigit.
#Pajak #BeaCukai #freight #Indonesia #DJP #news #DPR #Anggaran #negara #Gerindra #jokowi #JKW4P #Prabowo #SBY

Komentar

Embed Widget
x