Find and Follow Us

Rabu, 16 Oktober 2019 | 01:02 WIB

Daging Sapi Masih Mahal, Ini Kata Bos Bulog

Oleh : M fadil djailani | Selasa, 17 Mei 2016 | 04:18 WIB
Daging Sapi Masih Mahal, Ini Kata Bos Bulog
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menjelang Bulan Puasa dan Lebaran, harga kebutuhan pokok lazimnya naik hingga dua kali lipat. Saat ini saja, harga daging sapi masih di atas Rp 100 ribu per kilogram.

Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag) per Senin (16/05/2016), sekilogram daging sapi dibanderol Rp 112 ribu. "Kalau ditanya soal masih tingginya harga daging sapi, Pak Menteri Pertanian Amran Sulaiman kan bilang sudah menyiapkan amunisi yang memadai. Agar harga daging sapi bisa ditekan. Jadi, kami masih optimis," kata Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (16/05/2016).

Sayangnya, Djarot tidak memaparkan amunisi yang dimaksud secara detil. Apakah amunisi itu bermakna persediaan daging sapi yang melimpah. Beberapa waktu lalu, Mentan Amran menyatakan rencana impor 10 ribu ton daging sapi guna mengantisipasi kebutuhan sampai Lebaran.

"Intinya kami ingin sampaikan hari ini ada komitmen yang kuat dari Kementan, Kemendag, Kementerian BUMN dan saya sendiri untuk menyiapkan seluruh kebutuhan bahan pokok dalam rangka puasa dan lebaran bahkan akan kami teruskan pasca lebaran," papar Djarot.

Djarot pun berkomitmen akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap umat Muslim dalam menjalankan ibadah. Tidak perlu cemas apalagi khawatir dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya daging.

"Saya kira kami tentu komitmen kami semua agar tetap aman dan bisa engga gangggu saudara-saudar kita yang lakasnaakan ibadaha puasa," tandas Djarot. [ipe]

Komentar

x