Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Juni 2017 | 15:50 WIB

Menkominfo: Transportasi Online 'Haram' di Bali

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Selasa, 25 Oktober 2016 | 10:11 WIB
Menkominfo: Transportasi Online 'Haram' di Bali
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Nusa Dua - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mempersilahkan Pemprov Bali melarang operasional transportasi berbasis aplikasi. Baik itu Grab, Uber maupun GoCar.

"Kalau kebijakan tentang transportasi itu, wewenangnya Kemenhub atau Dinas Perhubungan Propinsi. Tetapi kalau itu aplikasi online, itu independen. Tergantung diberikan apa tidak izinnya oleh Dinas Perhubungan setempat," ucap Rudiantara usai membuka Asia Pasific Broadcasting Union (ABU) ke-53 di Westin Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (24/10/2016).

Rudiantara berpandangan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Bali, berhak tidak memberikan izin aplikasi kepada angkutan online. Aturannya, jika Pemerintah Daerah (Pemda) Bali tidak memberikan izin terkait keberadaan aplikasi angkutan online, jelaslah mereka tak bisa beroperasi.

"Kalau daerah memang tidak ada izin untuk aplikasi angkutan online, maka aplikasi di daerah tersebut tidak boleh berjalan atau beroperasi," tegas Rudiantara.

Rudiantara menegaskan, jika teknologi atau aplikasi angkutan itu sifatnya independensi daerah. Apabila Pemda Bali ataupun Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Bali tidak memberikan izin maka moda transportasi berbasis online tidak boleh beroperasi. "Kini kuncinya adalah di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) propinsi Bali," tegasnya. [ipe]

 
x