Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:28 WIB

Pasar Keuangan Digoyang Demo 212

Oleh : M fadil djailani | Rabu, 23 November 2016 | 12:13 WIB
Pasar Keuangan Digoyang Demo 212
(Foto: inilahcom/Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM. Jakarta - Pelaku pasar keuangan berharap, kondisi politik dan ekonomi dalam negeri tetap stabil. Meski tekanan eksternal cukup berat seiring rencana the Fed menaikkan suku bunga pada 2 Desember ini.

Analis pasar uang PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong mengatakan, persoalan dalam negeri seperti aksi demo yang akan berlangsung pada 25 November dan 2 Desember 2016, sedikit banyak dapat memberikan dampak negatif ke pasar keuangan.

"Pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen dalam negeri dan eksternal. Sehingga, pelaku pasar keuangan berharap demo berjalan dengan damai, kalau anarkis bisa memperparah keadaan," tutur Lukman di Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Menurut Lukman, laju rupiah saat ini, terbilang masih stabil. Diperkirakan, sepekan ke depan bergerak di kisaran Rp 13.400 per US$ hingga Rp 13.500 per US$.

"Fundamental kita masih dalam kondisi baik, suku bunga masih dipertahankan, inflasi juga terjaga. Kami berharap kondisi baik ini tetap terjaga," ujar Lukman.

Dalam perdagangan Selasa (22/11/2016),
nilai tukar rupiah di pasar spot pada sesi I melemah 0,25% atau 33 poin ke Rp13.439/US$.

Dalam sesi pembukaan, indeks Bloomberg mencatat adanya pelemahan 4 poin, atau 0,03% ke level Rp13.410/US$. Sementara data Yahoo Finance, rupiah menguat 5 poin ke Rp13.420/US$. [ipe]

Komentar

 
Embed Widget

x