Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 13:44 WIB

Investasi di Kawasan Industri, Dapat Insentif Ini

Oleh : - | Selasa, 10 Januari 2017 | 17:00 WIB
Investasi di Kawasan Industri, Dapat Insentif Ini
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bagi investor yang mendirikan usaha di kawasan industri, pemerintah tidak hanya menyiapkan kemudahan. Ada insentif yang dijamin menarik mereka. Apa itu?

"Kami harap ini dapat menjadi daya tarik tersendiri. Karena insentif yang ditawarkan ini sangat menarik," kata Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian Imam Haryono di Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Diketahui, pemerintah merencanakan pembangunan 14 kawasan industri di luar Pulau Jawa. Program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui masuknya investasi.

Agar investor tertarik untuk membenamkan modalnya ke Indonesia, pemerintah menyediakan sejumlah insentif. Khususnya bagi investasi di kawasan industri yang telah ditetapkan.

Nah, insentif yang disediakan untuk investasi itu, berupa pembebasan Bea Masuk atas impor mesin dan/atau barang dan bahan untuk keperluan industri. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan fasilitas PPh penanaman modal, pengurangan PPh Badan dan pembebasan PPN atas impor.

Pemberian insentif tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 105 Tahun 2016 tentang Pemberian Fasilitas Perpajakan dan Kepabeanan Bagi Perusahaan Industri di Kawasan Industri dan Perusahaan Kawasan Industri.

Pada peraturan tersebut, pemberian insentif diberikan berbeda berdasarkan empat Pengembangan Wilayah Industri, yakni maju, berkembang, potensial I dan potensial II. "Ini satu-satunya insentif yang pemberlakuannya berdasarkan wilayah pembangunan. Bisa dikatakan, semakin ke wilayah Timur, insentif yang diberikan akan semakin besar dan lama," lanjut Imam.

Imam bilang, pemerintah akan mengevaluasi pemberlakuan aturan tersebut dalam waktu satu tahun, sehingga dapat dinilai efektivitasnya. [tar]

 
x