Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 23:34 WIB

Eks Kapolri Ini Ditunjuk Jadi Komut Grab

Oleh : M fadil djailani | Senin, 30 Januari 2017 | 11:29 WIB
Eks Kapolri Ini Ditunjuk Jadi Komut Grab
Mantan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan transportasi berbasis online, Grab Indonesia menunjuk mantan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama di Grab Indonesia.

Melalui rilis kepada media di Jakarta, Senin (30/01/2017), Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, Badrodin akan memantau dan menjaga tata kelola serta kelangsungan perusahaan untuk jangka panjang. Selain itu, Badrordin akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja dewan direksi.

"Pak Badrodin memiliki pengalaman yang luas dalam bekerja dengan para pemangku kepentingan pemerintahan dan menyelaraskan kepentingan-kepentingan yang beragam. Seiring dengan evolusi yang terjadi di sektor teknologi dan platform pemesanan kendaraan di Indonesia, Pak Badrodin akan memandu dan memastikan Grab Indonesia berkontribusi secara konstruktif terhadap pelaksanaan dari sejumlah kebijakan transportasi dan aturan keselamatan yang baru," papar Ridzki.

Atas jabatan anyar ini, Badrodin mengaku sangat gembira bisa bergabung dengan perusahaan transportasi online asal Malaysia itu. pria asal Jember, Jawa Timur ini berjanji menjadikan Grab Indonesia sebagai perusahaan yang punya akuntabilitas dan citizenship.

"Saya sangat senang bergabung dengan Grab Indonesia, sebuah organisasi yang berpegang teguh pada misinya dengan rekam jejak yang telah terbukti dalam meningkatkan taraf hidup di Indonesia dan memberikan solusi atas permasalahan lokal. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang juga saya pegang teguh, dan saya akan memastikan bahwa Grab akan terus menjadi panutan sebagai perusahaan yang memiliki akuntabilitas dan citizenship," papar Badrodin.

"Saya juga akan menggunakan pengalaman saya bekerja di sejumlah daerah di Indonesia untuk memberi masukan sejalan dengan kegiatan ekspansi Grab di Indonesia," kata Badrodin.

Sekedar mengingatkan saja, Badrodin sempat memangku jabatan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak April 2015 hingga Juli 2016. Beliau sempat menjabat sebagai Wakil Japolri pada Maret 2014 hingga April 2015.

Badrodin menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (AKPOL) pada 1982 dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1989. Sebelum menduduki dua posisi teratas di Polri, Badrodin pernah menjabat sebagai Kapolda di empat provinsi yaitu Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Jawa Timur.

Indonesia merupakan pasar terbesar Grab di Asia Tenggara. Grab akan terus berekspansi ke kota-kota lainnya di Indonesia, meningkatkan layanan transportasinya, dan berinvestasi dalam layanan GrabPay sebagai platform pembayaran mobile.

Sejak diluncurkan pada 2012, Grab telah berevolusi dari aplikasi pemesanan taksi sederhana menjadi aplikasi pemesanan transportasi darat terbesar di Asia Tenggara. Kini, Grab memiliki 580.000 mitra pengemudi aktif dalam jaringannya dan telah diunduh di 30 juta perangkat.

Selain menjadi komisaris di Grab Indonesia, Badrodin masih tercatat sebagai Komisaris Utama Waskita Karya. Badrodin diangkat menjadi Komut PT Waskita Karya (persero) Tbk oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno pada November 2016. [ipe]

 
x