Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 02:35 WIB

DPR Minta Pemerintah Bikin Aturan Usir Calo Gas

Oleh : Uji sukma medianti | Senin, 13 Februari 2017 | 13:50 WIB
DPR Minta Pemerintah Bikin Aturan Usir Calo Gas
Wakil Ketua Komisi VII DPR, Satya Widya Yuda - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah perlu menyusun beleid untuk memangkas rantai distribusi gas. Tutup peluang praktik percaloan alias broker. Sehingga harga gas industri semakin kompetitif demi meningkatkan daya saing.

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Satya Widya Yuda menuturkan, salah satu penyebab mahalnya harga gas di adalah banyak trader gas (broker) yang tidak memiliki infrastruktur. "Industri dipaksa beli lewat trader, seharusnya pemerintah ambil aksi untuk tidak lagi boleh ada trader apalagi multi trader," jelas Satya di Jakarta, Senin (13/2/2017).

Politisi Golkar ini menjelaskan, proses distribusi gas, biasanya di area downstream sudah dikuasai calon. Sehingga, perlu adanya aturan yang tegas dan jelas untuk menghilangkan praktik trader. Ini cara efektif dalam menurunkan harga gas yang selama ini dikeluhkan industri.

"Sekarang hanya upstream saja yang diatur. Kita minta pemerintah atur midstream dan downstream sehingga tak lagi ada yang ambil marjin besar. Setiap lapisan ditentukan masing-masing harga sampai ke konsumen," ungkapnya.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Rinaldy Dalimi bilang, DEN tengah bekerja keras bersama pemerintah dalam mencegah praktik trader. Termasuk menyusun aturan main di bisnis ini. "waktu dekat pemerintah akan mengeluarkan kebijakan penurunan gas mungkin dengan membereskan infrastruktur," ungkap Rinaldy.

Digharapkan Dalimi, ada aturan jelas dan tegas yang mengatur distribusi gas. Sehingga tujuan pemerintah meningkatkan daa saing industri dalam negeri, semakin mendekati kenyataan. [ipe]

 
x