Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 02:31 WIB

Neraca Dagang Surplus US$ 1,40 Miliar

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 16 Februari 2017 | 13:44 WIB
Neraca Dagang Surplus US$ 1,40 Miliar
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada bulan Januari 2017 surplus sebesar US$1,40 miliar. Ini merupakan surplus perdagangan yang terbesar sejak Januari 2014.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Kantornya, Jakarta Kamis (16/02/2017).

"Kalau kita perhatikan lebih detail lagi dan mengikuti, ini merupakan suprlus dagang yang terbesar sejak Januari 2014," ujar Kecuk.

Kecuk bilang hasil tersebut diperoleh dari kinerja nilai ekspor Indonesia pada Januari 2017 mencapai US$13,38 miliar atau lebih tinggi daripada realisasi impor di periode yang sama sebesar US$11,99 miliar.

Ia bilang surplus ini terjadi oleh surplus sektor nonmigas US$1,93 miliar. Sementara neraca perdagangan sektor migas mengalami defisit US$0,54 miliar.

Kecuk menjelaskan, nilai ekspor Januari 2017 sebesar US$13,38 miliar atau naik 27,71% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Sementara dibanding Desember 2016, ekspor Januari 2017 mengalami penurunan 3,21%.

"Ekspor terdiri dari ekspor migas US$1,27 miliar naik 1,72% dan ekspor nonmigas US$12,11 miliar turun 3,7%," ujar Kecuk.

Dia merincikan, kenaikan ekspor migas terjadi karena membaiknya kondisi ekonomi global dan membaiknya harga komoditas ditingkat global.

"Mudah-mudahan ini terus berlanjut, kinerja ekspor terus membaik dibulan-bulan berikutnya," kata Kecuk.

Sedangkan dari sisi impor pada Januari 2017, BPS mencatat nilai impor sebesar US$11,99 miliar atau naik 14,54% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Sementara itu dibandingkan bulan Desember 2016, impor Januari 2017 turun 6,21%.

Impor terdiri dari migas sebesar US$1,81 miliar naik 6,25 % dari bulan lalu dan non migas US$10,18 atau turun 8,12%.

"Impor Januari 2017 naik 14,54% dibandingkan Januari tahun lalu tapi kenaikan impor ini tidak sebesar ekspor jadi peningkatan ekspor masih lebih besar," tandasnya. [lat]

 
x