Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 02:30 WIB

Pengaruh Pilkada Kecil bagi Pertumbuhan

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 16 Februari 2017 | 17:08 WIB
Pengaruh Pilkada Kecil bagi Pertumbuhan
Pilkada DKI - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hiruk pikuk penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2017 yang berlangsung serentak kemarin, ternyata tak akan mampu mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi (PE) pada kuartal I tahun 2017 ini, lantaran presentasinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sangat kecil.

"Kalau Pilkada menurut saya sizenya kecil. walaupun terjadi di 7 provinsi dan 102 kabupaten tetapi kan kita punya 34 provinsi dan 513 kabupaten jadi proporsi terhadap Indonesia juga tidak besar," ujar Direktur Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa, Sasmito Hadi Wibowo saat ditemui di Kantornya, Jakarta Kamis (16/02/2017).

Sasmito bilang Pilkada 2017 kali ini, tidak terlalu menyasar terhadap ekonomi masyarakat paling bawah, lantaran para kandidat hanya mengeluarkan uang yang besar untuk pasang iklan di media massa, sedangkan untuk menggerakan masa hanya sedikit.

"Kampanye yang besar juga tidak terlalu banyak. Lebih banyak kampanye-kampanye lewat media atau media sosial sehingga beli kaos yang kalau biasanya ramai juga sedikit. Kita lihat banner atau poster tidak terlalu banyak," Ungkap Sasmito.

Sehingga kata dia, dampak terhadap laju konsumsi menjadi kurang, sehingga tidak ada putaran uang di level bawah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi

"Artinya dampaknya terhadap konsumsi itu kurang. Kemudian dampak konsumsi makanan jadi saya lihat juga belum. Misalnya kalau orang banyak perlu menyediakan nasi bungkus misalnya tetapi juga tidak terlalu banyak," tandasnya. [lat]

 
x