Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 Juli 2017 | 23:31 WIB

Janji Menhub Budi,Gudang Logistik Beroperasi Maret

Oleh : - | Jumat, 17 Februari 2017 | 18:40 WIB
Janji Menhub Budi,Gudang Logistik Beroperasi Maret
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bilang, gudang penampung logistik yang mendukung program tol laut, atau disebut Rumah Kita, sudah bisa dioperasikan bulan depan.

"Maret ini, Insha Allah sudah mulai jalan (Rumah Kita)," kata Menhub Budi kepada wartawan di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Mantan Dirut Angkasa Pura II ini mengaku masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut, terkait proyek yang melibatkan BUMN itu. Di mana, pemerintah telah menetapkan 13 titik Rumah Kita, yaitu di Nias, Mentawai, Natuna, Sanggate, Dompu, Waingapu, Rote, Kalabahi, Tahuna, Namlea, Saumlaki, Manokwari dan Timika.

Deputi bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan, Kementerian BUMN, Pontas Tambunan mengatakan, masih menunggu keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, terkait penentuan lokasinya.

Pontas menjelaskan, komunikasi dengan sejumlah BUMN dilakukan agar mereka terlibat dalam proyek ini. "Kita lagi selesaikan hubungan satu sama lain, ada Bulog, ada RNI," kata Pontas.

Rumah Kita nantinya tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari tol laut, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki fungsi logistik sehingga bisa mengkonsolidasikan barang-barang di dalam negeri agar bisa langsung diekspor tanpa harus ke Jawa.

Selama ini distribusi barang tidak bisa dilakukan secara langsung, contohnya produk dari Saumlaki harus dikirim ke Surabaya atau dari Morotai ke Makassar terlebih dahulu baru bisa dieskpor.

Rumah Kita telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Pengelolaan Rumah Kita akan dikonsolidasikan dengan BUMN, BUMD, seperti PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), PT ASDP Indonesia Ferry, PT Pelindo I, II, III dan IV.

Rumah Kita juga akan diintegrasikan dengan tol udara guna menekan disparitas harga di daerah pegunungan di Papua, seperti Manokwari dan Timika.[tar]

 
x