Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 16:56 WIB

Urai Macet DPR Dorong Underpass Citayam

Oleh : - | Selasa, 21 Februari 2017 | 03:09 WIB
Urai Macet DPR Dorong Underpass Citayam
Wakil Ketua Komisi V DPR Sigit Susiantomo - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR Sigit Susiantomo mengusulkan pembangunan terowongan atau underpass di perlintasan kereta api di Citayam. Ini mendesak untuk dibangun.

"Pembangunan underpass ini untuk mengurangi kemacetan lalu pintas di pintu pelintasan kereta api. Apalagi ruasnya jalannya sempit dan arus lalu lintasnya padat," kata Sigit di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/2/2017).

Sebelumnya, Sigit dan beberapa anggota Komisi V DPR melakukan kunjungan spesifik ke Kota Depok yang diterima Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna di Balaikota Depok.

Pada pertemuan tersebut, Tim Komisi V DPR membicarakan soal rencana pembangunan terminal jajijajar dan rencana pembanguan underpass di Citayam.

Menurut Sigit, pembangunan underpass Citayam ini, belum bisa dikerjakan lantaran belum adanya anggaran. "Dari pendekatan teknologi Kementerian PUPR sudah memiliki teknologinya, tapi anggarannya yang belum ada. nanti akan kita bicarakan, pada rapat kerja dengan Menteri PUPR," katanya.

Pembangunan underpass Citayam, kata dia, dibutuhkan untuk memudahkan akses transportasi masyarakat sekitar yakni di perbatasan antara Kota Depok dengan Kabupaten Bogor, yang arus lalulintasnya sangat padat.

"Underpass ini sangat penting, untuk menghindari pintu pelintasan kereta api, kaitannya dengan kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan," katanya.

Sigit menambahkan, pada kunjungan tersebut, Tim Komisi V juga menanyakan perihal pembangunan terminal jatijajar di Kota Depok agar segera dapat beroperasi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan Pemerintah Kota Depok untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk percepatan pembangunan terminal Jatijajar. "Jangan sampai Kota Depok yang lokasinya hanya berjarak beberapa kilometer dari Jakarta tapi menjadi ikon mangkrak. Pembangunan terminalnya tidak selesai," katanya. [tar]

Tags

Komentar

 
x