Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 17:34 WIB

Nilai saham Freeport Lebih Kecil dari PT Telkom

Setoran Pertamina Lebih Besar daripada Freeport

Oleh : Bachtiar Abdullah | Kamis, 23 Februari 2017 | 18:08 WIB
Setoran Pertamina Lebih Besar daripada Freeport
Tambang Terbuka PT Freeport Indonesia di Mimika, Papua - riset
facebook twitter

JAKARTA, Sengkarut antara pemerintah Indonesia dan Freeport-McMoran Inc (FMI)dapat mengancam pasokan tembaga dan nikel serta dapat menguncang pasar dunia. Namun Saham FMI (FCX) terancam longsor di New York Stock Exchange (NYSE).

FMI yang bermarkas di Arizona adalah pemegang saham mayoritas atas tambang tembaga terbuka terbesar kedua di duinia yang berlokasi di gunung Grasberg, papua.Ekspor kosentrat tembaga PT Frreport Indonesia (PT FI) dihentikan sejak 12 Januari 2017, karena FPT FI tak kunjung membangun smelter.

Pemerintah RI menawarkan izin ekspor konsentrat sebesar 5,23% selama setahun ke depan, dengan syarat PT FI harus membangun smelter (tanur pemurnian) tembaga yang baru dalam lima tahun ke depan dan statusnya harus berubah menjadi Izin Usaha Penambangan Khusus (IUPK). PT FI pun berkwajiban melepas 51 persen sahamnya, sesuai dengan Kontrak Karya pertambangan dan UU no.4/2009 tentang mineral dan batubara.

Tambang di Grasberg, di Mimika, menyumbang sepertiga produksi tahunan tembaga FMI, dan sekitar 40-50% dari aset FMI secara keseluruhan.

CEO FMI Richard Adkerson menampik Peraturan Menteri ESDM no.5/2016 yang memperkuat UU no.4/2009, dan menggertak akan berperkara di Mahkamah Arbritase Internasional atas penghentian ekspor pada pertengahan Januari 2017.

Tapi Menteri ESDM Ignasius Jonan menantang balik ucapan Adkerson, bahwa hak untuk berperkara di Mahkamah Arbitrase Internasional bukan eksklusif hak FMI, tetapi pemerintah RI juga memiliki hak yang sama.

PT FI yang mengklaim sebagai penyumbang terbesar perekonomianIndonesia, ternyata hanyalah "tong kosong nyaring bunyinya." PT FI hanya menyetor Rp 6,4 triliun dalam bentuk pajak, royalti dan pungutan lainnya.

Sementara PT Pertamina (Persero) yang menyetor pajak dan dividen ke pemerintah sebesar Rp 78.42 triliun pada 2015.

Dan kapitalisasi pasar saham FMI yang US$ 21,47 miliar (Rp 287 triliun), kalah dengan kapitalisasi pasar saham PT Telkom sebesar Rp. 384 ,3 triliun, atau PT BCA Tbk sebesar Rp 381,5 triliun atau bahkan PT Astra International Tbk yang Rp 320, 8 triliun.

Menteri Jonan yang semula mengira kapitalisasi saham FMI sebesar gajah, "ternyata sapi belaka,"kata Jonan beramsal.

Kocek FMI bakal kobol-kobol jika tidak dapat mengekspor hasil tambang di Grasberg, dan berakibat tak bakal mampu berinvestasi dalam pengembangan di tambang yang ada di AS baratdaya.

Pendapatan perasional PT FI di Mimika sebesar US$ 3,3 miliar sepanjang 2016, dan bakal mencapai US$ 5,9 miliar jika operasinya berjalan normal sepanjang 2017.

(Wall Street Journal dan sumber-sumber lain)

 
x