Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 03:43 WIB

Menkeu Ani: Pengemplang Pajak Makin Sulit Lari

Oleh : M fadil djailani | Rabu, 22 Februari 2017 | 21:20 WIB
Menkeu Ani: Pengemplang Pajak Makin Sulit Lari
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah tengah mempersiapkan diri jelang implementasi pertukaran informasi keuangan dan perpajakan, atau dikenal Automatic Exchange of Financial Information/AEOI) pada 2018.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bilang, jika AEOI mulai berlaku, tidak ada lagi kesempatan bagi para Wajib Pajak (WP) untuk lari dari kewajiban pajak, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Jadi sebetulnya, dalam hal ini, tidak ada kemudian sebuah tempat, apakah di negara-negara di sekitar kita, di Eropa, atau di Amerika, yang ingin mengatakan, kamu buka account saja di sini dan rahasia dari data kamu tidak akan terbagikan, karena negara-negara tersebut saat ini sudah ikut AEOI," katanya usai rapat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/02/2017).

Untuk itu, lanjut Mulyani, pemerintah terus memantapkan persiapan jelang bergabungnya Indonesia dalam AEOI pada 2018. "Indonesia akan terus melakukan persiapan untuk bisa memenuhi peraturan-peraturan yang diharuskan untuk dipenuhi agar kita bisa mendapatkan manfaat dari AEOI," ujar Menkeu Mulyani.

Seperti diketahui, AEOI merupakan kebijakan global yang disepakati oleh 101 negara lebih untuk bersama-bersama saling memberikan informasi, terutama informasi mengenai perpajakan. "Sehingga tidak dimungkinkan lagi atau kecil kemungkinan wajib pajak menghindari perpajakan," tandas Mulyani. [ipe]

Komentar

 
x