Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 29 Maret 2017 | 06:25 WIB
Hide Ads

Menteri Bambang: Blok Masela untuk Rakyat Maluku

Oleh : - | Sabtu, 25 Februari 2017 | 14:15 WIB
Menteri Bambang: Blok Masela untuk Rakyat Maluku
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bilang, pengelolaan Blok Masela ditujukan untuk masyarakat di Maluku.

Menurut mantan menteri keuangan ini, prinsip utama saat menyusun perencanaan pengembangan wilayah Masela adalah hindari enclave (kantong khusus).

Bambang melanjutkan, tanpa enclave, maka semua elemen masyarakat di dalam wilayah Masela haruslah menyatu dalam satu kesatuan. "Termasuk, keberadaan fasilitas umum dan sosial harus, satu kesatuan dengan seluruh masyarakat yang tinggal di kawasan itu," kata Bambang di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Bambang mengingatkan, pengembangan Blok Masela jangan lagi mengulangi kesalahan proyek gas alam cair (LNG) di Arun, Nanggroe Aceh Darussalam dan Mahakam di Bontang, Kalimantan Timur. "Apa yang menyebabkan kegagalan konsep perencanaan wilayah di Arun dan Bontang? Karena terjadi enclave ekonomi di sana," ujarnya.

Ia mencontohkan, pemanfaatan lapangan terbang yang hanya khusus untuk kepentingan kontraktor dan tidak untuk masyarakat sekitar. "Contohnya lagi, pemanfaatan klinik atau rumah sakit dan sekolah yang bersifat eksklusif," katanya.

Akibat enclave tersebut, lanjutnya, telah menimbulkan kecemburan sosial, katanya. Namun, meski bersifat terbuka, pengembangan kawasan Masela tetap harus dengan standar keamanan yang terjaga, karena merupakan objek vital negara.

Menurut Bambang, salah satu sebab enclave terjadi di Arun dan Bontang dikarenakan perencanaan hampir 100% dilakukan kontraktor migasnya yakni Exxonmobil dan Total E&P Indonesie.

Saat ini, Bappenas tengah menyusun perencanaan pengembangan kawasan Masela yang akan memberikan manfaat maksimal bagi Maluku.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Blok Masela akan dijadikan lokomotif pertumbuhan Maluku Tenggara dan juga Maluku. Lapangan Gas Abadi, Blok Masela terletak di Laut Arafuru, Maluku Tenggara dengan perkiraan cadangan gas sebesar 10,73 triliun kaki kubik (TCF). [tar]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x