Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 22:29 WIB

Pemprov Jatim Dorong Rusun di Kawasan Perkotaan

Oleh : - | Sabtu, 25 Februari 2017 | 11:10 WIB
Pemprov Jatim Dorong Rusun di Kawasan Perkotaan
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, Cipto Wiyono menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mendorong pembangunan rumah susun untuk masyarakat di wilayahnya. Pasalnya, keberadaan lahan untuk lokasi perumahan ke depan akan semakin berkurang.

Pembangunan Rusun di Jawa Timur, katanya, sudah dimulai sejak tahun 1975 sampai dengan tahun 2015, baik oleh Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian PU, Perum Perumnas, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data yang ada saat ini, setidaknya telah terbangun 14 blok Rusunami (Rusunami Menanggal di Kelurahan Dukuh Menanggal Kecamatan Gayungan Kota Surabaya), 24 blok Rusunawa di Surabaya, dan kurang lebih 305 Twin Blok (TB) Rusunawa tersebar di 30 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Pada tahun 2016, Kementerian PUPR melalui dana APBN juga telah membangun sebanyak 12 Tower Rusun yang tersebar di 8 Kabupaten/Kota (Kota Surabaya, Kab. Probolinggo, Sidoarjo, Malang, Mojokerto, Tulungagung, Trenggalek, dan Ponorogo) dengan sasaran penghuninya terutama adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), meliputi para pekerja/buruh pabrik, warga penertiban kawasan kumuh, pelajar/mahasiswa, santri dan TNI/Polri.

"Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui dana APBD Provinsi akan melanjutkan pembangunan 1 TB rumah susun di Kelurahan Gununganyar Tambak Kecamatan Gununganyar Kota Surabaya," terangnya.

Pihaknya juga terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan Rusun di Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan beberapa hal antara lain Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan RST dan Rusun di Jawa Timur dengan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor : 188 / 278 / KPTS / 013/ 2009 tanggal 28 Juli 2009 serta Pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan rusunawa di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Kecamatan Gunung Anyar Kota Surabaya dan jalan akses.

"Backlog perumahan di Jawa Timur juga masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu penanganan serius dan terobosan untuk mengatasinya. Data backlog di Provinsi Jawa Timur pada akhir tahun 2010 lalu diperkirakan sebesar 530 ribu unit (terhitung sejak Gubernur terpilih tahun 2009), yang terdiri dari wilayah perkotaan sebanyak 212 ribu unit dan di perdesaan 318 ribu unit.

Sementara data Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2009 lalu diperkirakan sebesar 253.439 unit dan diperkirakan jumlahnya sudah meningkat mengingat pertumbuhan jumlah penduduk di Jatim," katanya. [hid]

Tags

x