Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 22:29 WIB

Tekad Menteri Basuki Jadikan Papua tak Terisolasi

Oleh : - | Sabtu, 25 Februari 2017 | 15:15 WIB
Tekad Menteri Basuki Jadikan Papua tak Terisolasi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bertekad memoles infrastruktur di Papua. Agar daerah ini tidak lagi terisolir, serta memurahkan bea logistik, khususnya Papua dan Papua Barat.

Selain membangun jalan Trans Papua, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) juga akan membuka jalan baru di pantai utara Provinsi Papua yang menghubungkan Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Waropen. Ruas jalan direncanakan mulai dari Batas Kota Nabire Kimibay-Legari sepanjang 47,66 kilometer, dan ruas jalan strategis Legari-Botawa (Waropen)- Gesa (Membramo) sepanjang 411,94 kilometer.

Untuk memantau progres pembangunan jalan dan keterbukaan informasi kepada publik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN XVIII) Papua, Kementerian PUPR menurunkan tim ekspedisi yang melibatkan wartawan guna melihat langsung ke lokasi pembangunan jalan tersebut.

Jalan yang menyusuri pantai utara Papua tersebut, memang tidak termasuk dalam ruas Trans Papua. Namun sangat strategis untuk menurunkan ongkos logistik barang dan jasa. Saat ini, masyarakat mengandalkan transportasi laut dan udara.

Namun saat air pasang pada bulan Desember, masyarakat enggan untuk menyeberang, sehingga menyebabkan harga menjadi tinggi.Sedangkan jalan yang sudah tersambung dari Kabupaten Nabire sampai Legari sepanjang 80 kilometer.

Tahun ini, Kementerian PUPR melalui BBPJN XVIII Papua akan menambah 3 kilometer jalan di ruas Nabire-Kimibay-Legari, termasuk pembangunan jembatan dengan panjang bentang 80 meter yang melintasi Sungai Legari dengan anggaran Rp 15 miliar.

Sedangkan dari Legari sampai Gesa (Kab. Memberamo) dari panjang 411,94 km telah terbuka ruas jalan sepanjang 77,99 km, dimana 7 km sudah dalam kondisi beraspal.

Progres Jalan Trans di Provinsi Papua, Kementerian PUPR secara bertahap tengah menuntaskan jalan trans Papua yang menghubungkan Provinsi Papua dan Papua Barat.

Di Provinsi Papua, dari total panjang jalan trans 3.259,45 kilometer, ditargetkan jalan yang belum tersambung hanya tersisa 365,68 kilometer. Kondisi jalan yang tersambung saat ini telah teraspal sepanjang 1.565,44 kilometer dengan kondisi agregat perkerasan sepanjang 1.226,83 kilometer. Tahun ini akan dibuka lagi jalan baru sepanjang 101,5 kilometer. Ditargetkan seluruhnya bisa tersambung pada tahun 2018.

Kementerian PUPR menargetkan fungsional pada 2018, untuk membuka keterisoliran dan membuka transportasi darat dari satu titik ke titik lainnya.

Untuk jalan trans Papua yang menghubungkan Papua dan Papua Barat, pada ruas Nabire-Batas Papua Barat, dengan total sepanjang 208 kilometer sudah berhasil ditembus sepanjang 141 kilometer, dengan kondisi 60% sudah teraspal. Sisanya masuk tahap pengerasan agregat.

Pada ruas tersebut, jalan yang belum tembus sepanjang 67 kilometer, akan ditangani 2017 sepanjang 20 kilometer dengan anggaran Rp 120 miliar. Pada 2016 telah diselesaikan pembangunan 3 jembatan, tahun ini akan dibangun lagi 2 jembatan. [tar]

x