Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:36 WIB

Baru Dilantik, Wamen Arcandra Mengeluhkan Soal Ini

Oleh : Uji sukma medianti | Rabu, 1 Maret 2017 | 18:59 WIB
Baru Dilantik, Wamen Arcandra Mengeluhkan Soal Ini
Wakil menteri ESDM, Arcandra - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, curhat kepada wartawan soal kondisi pertambangan di Indonesia. Begini katanya.

Setelah beberapa bulan menjadi Wakil menteri ESDM, Arcandra terkejut lantaran saratnya permasalahan di sektor pertambangan. Banyak hal yang harus diperbaiki. "Kalau dirunut ke belakang, ke mana sih arah pengelolaan sumber daya alam kita ini," ungkapnya.

Padahal, kata pria berdarah Minang ini, kalau dirunut ke belakang, arahan dari the founding fathers (bapak bangsa) jelas sekali. Sesuai pasal 33 konstitusi bahwa bumi, air dan segala isinya dimanfaatkan negara. Digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

"Kita harus punya kesepahaman, bahwa sumber daya alam harus dikuasai negara, nantinya dikelola agar kebermanfaatannya sebesarnya untuk kemakmuran," ungkapnya.

Namun, yang terjadi sekarang adalah dari segi pemanfaatan dipanjangkan rantai pengolahannya. Bahwa dana dari pemerintah ada teknologi juga ada, dikelola bangsa sendiri, dan hasilnya bermanfaat buat sendiri, sisanya baru diekspor. "Inilah cita-cita ideal," ungkapnya.

Namun, lanjut dia, yang terjadi sekarang adalah apakah negara mampu mengelola tambang underground dibanding negara lain. "Apakah kita punya dana mengelola tambang sendiri, tidak perlu dana asing, pekerja asing," tuturnya.

"Apakah kita mampu mengelola tambang yang katanya teknologi paling tua.
Jadi ada kondisi ideal, ada kondisi rill. Kita punya gap. Nah sekarang cita-cita kita harus mempersempit gap ini. Gap-nya harus semakin dipersempit," ujarnya. [ipe]

Komentar

 
x