Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 29 Maret 2017 | 06:33 WIB
Hide Ads
Hightlight News

IQRA Summit 2017

Mendag: IORA Masa Depan Ekonomi Dunia

Oleh : - | Sabtu, 4 Maret 2017 | 12:44 WIB

Pengaruhi Pasar Dunia

Mendag: IORA Masa Depan Ekonomi Dunia
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta – Pemerintah dan para pelaku usaha dari negara-negara di lingkar Samudera Hindia yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) akan bertemu pada IORA Summit yang diselenggarakan untuk pertama kalinya.

IORA Summit akan berlangsung pada 5-7 Maret 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta. IORA memiliki peran yang sangat strategis sebagai forum pendorong stabilitas kawasan dan IORA merupakan masa depan ekonomi di dunia.

Demikian ditegaskan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada konferensi pers hari ini, Jumat (3/3/2017) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Ketua Umum KADIN Rosan P. Roeslani.
"IORA adalah kekuatan geopolitik dan geoekonomi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Kawasan ini adalah masa depan ekonomi dunia. Saat ini menjadi momentum yang tepat mengingat pertumbuhan ekonomi beberapa negara anggota IORA terbilang tinggi. Peningkatan aktivitas perdagangan dan investasi IORA juga dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkelanjutan, serta menciptakan lapangan kerja baru," ungkap Mendag Enggar.

Lebih lanjut, Mendag menyampaikan perdagangan intra-regional IORA di tahun 2015 mencapai USD 777 miliar atau naik 300% dibandingkan tahun 1994 yang sebesar USD 233 miliar. Selain itu, Samudera Hindia merupakan 70% jalur perdagangan dunia, termasuk jalur distribusi minyak dan gas. Bahkan lebih dari setengah kapal kontainer dan dua per tiga kapal tanker minyak dari seluruh dunia melewati kawasan ini.

1 2

Tag

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x