Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Juni 2017 | 05:31 WIB

Rumahkan Ribuan Karyawan, Apa Kabar Pajak Freeport

Oleh : - | Rabu, 15 Maret 2017 | 06:29 WIB
Rumahkan Ribuan Karyawan, Apa Kabar Pajak Freeport
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Timika - Terhitung sejak 12 Januari 2017, ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia (PTFI/Freeport) terhenti. Akibatnya, ribuan karyawan terpaksa dirumahkan. Kejadian ini tentu bakal memengaruhi setoran pajak.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika, Hadi Susilo melalui Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi III, Hartanto mengatakan, realisasi penerimaan pajak dari Freeport maupun perusahaan-perusahaan subkontraktornya, tidak ada pengaruh alias stabil saja.

"Untuk sementara ini memang belum ada efek signifikan akibat banyaknya karyawan yang di-PHK dan dirumahkan terhadap penerimaan pajak di KPP Pratama Timika. Kalaupun ada penurunan, itu tidak seberapa," kata Hartanto di Timika, Papua, Selasa (14/3/2017).

Hingga pertengahan Maret, realisasi penerimaan pajak KPP Pratama Timika mencapai Rp818 miliar, atau 25,67% dari target Rp2,864 triliun.

Hingga kini, KPP Pratama Timika belum menerima laporan dari Freeport, maupun perusahaan-perusahaan subkontraktornya, terkait jumlah karyawan yang kena PHK, atau dirumahkan. Jika jumlah karyawan yang di-PHK dan dirumahkan, semakin banyak jelas memengaruhi setoran pajak, khususnya pajak penghasilan (PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 23).

Hartanto bilang, pengurangan karyawan akibat sebagian di-PHK akan berpengaruh pada penerimaan pajak dapat terlihat saat realisasi penerimaan pajak pada bulan-bulan selanjutnya.

"Untuk sekarang memang belum terlihat penurunan, tapi memasuki bulan kedua dan bulan selanjutnya akan terlihat penurunan itu karena sebagian orang yang selama ini membayar pajak sudah tidak bekerja lagi. Kalaupun sekarang ada peningkatan karena karyawan yang di-PHK akan diberikan pesangon dan uang pensiun sehingga langsung dipotong pajaknya, tapi ke depan potensi penerimaan pajak dari mereka sudah tidak ada lagi," jelas Hartanto.

KPP Pratama Timika berharap situasi dan kondisi di PT Freeport bisa segera pulih atau normal kembali. "Kita semua berharap agar kondisi yang terjadi di PT Freeport itu tidak sampai mengguncang perekonomian di wilayah Timika secara keseluruhan yang tentu akan berimbas pada terguncangnya sumber-sumber penerimaan pajak untuk negara," harap Hartanto. [tar]

 
x