Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 27 Maret 2017 | 11:47 WIB
Hide Ads

KKP: Kapal Pesiar Besar kok Bisa Masuk Raja Ampat?

Oleh : - | Rabu, 15 Maret 2017 | 18:36 WIB
KKP: Kapal Pesiar Besar kok Bisa Masuk Raja Ampat?
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kandasnya kapal pesiar MV Kaledonian Sky di perairan Raja Ampat yang merusak terumbu karang, menimbulkan pertanyaan besar. Bagaimana mungkin, kapal jumbo itu bisa masuk ke wilayah konservasi laut.

Hal inilah yang membuat Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Brahmantya Satyamurti Poerwadi keheranan. Bagaimana mungkin, MV Kaledonian Sky yang panjangnya 90 meter dan berbobot 4.200 ton, bisa masuk kawasan ekosistem terumbu karang di Raja Ampat, Papua. "Saya bakal pastikan detail do and dont-nya apa saja," kata Brahmantya di Jakarta, Rabu (15/3/20171).

Perihal do and dont yang dimaksud Bramantya adalah dalam rangka mengevaluasi ketentuan mengapa hingga kapal pesiar berukuran sangat besar itu dapat masuk ke dalam kawasan konservasi laut.

Dari informasi yang dihimpun KKP, lanjut Brahmantya, kapal pesiar Caledonian Sky dapat masuk setelah memperoleh perizinan dari syahbandar di Pelabuhan Jayapura.

Jadi, menurut Brahmantya, kapal tersebut seharusnya tidak bisa masuk ke Raja Ampat. Namun seharusnya berlabuh di Pelabuhan Sorong. Para penumpang yang ingin ke menuju konservasi Raja Ampat, bisa diangkut dengan kapal yang berukuran lebih kecil.

ke depan, kata Bramantya, terkait izin masuk kapal ke kawasan konservasi Raja Ampat, harus lebih diawasi dan diperketat. Khususnya terkait jenis dan ukuran, serta rute yang boleh masuk.

Kandasnya kapal Caledonian Sky, Sabtu (4/3), yang dinahkodai oleh Kapten Keith Michael Taylor ini menimbulkan dampak kerusakan terumbu karang yang luar biasa.

Investigasi awal yang dilakukan oleh pemerintah setempat menunjukkan bahwa terumbu karang yang rusak luasnya mencapai sekitar 1.600 meter persegi.

Parahnya, terumbu karang yang rusak itu berada tepat di jantung Raja Ampat, sebuah pusat keanekaragaman hayati laut.

Sementara, Anggota Komisi IV DPR Rahmad Handoyo menginginkan kasus kerusakan terumbu karang di kawasan Raja Ampat akibat kandasnya kapal MV Caledonian Sky, bisa diusut tuntas. "Perlu diselidiki, mengapa kapal pesiar itu bisa sampai kandas di perairan yang dangkal," kata Rahmad.

Menurut politisi PDIP, hal yang harus diselidiki itu antara lain untuk mengetahui apakah kejadian tersebut akibat keteledoran sang nakhoda atau ada hal lainnya.

Rahmad juga menyesalkan insiden yang mengakibatkan rusaknya terumbu karang yang tidak ternilai harganya sehingga ke depan pemerintah juga harus lebih keras menjaganya. [tar]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x