Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 28 Juni 2017 | 23:00 WIB

Jokowi Tantang Tim Ekonomi Perbaiki Peringkat EODB

Oleh : - | Kamis, 16 Maret 2017 | 07:29 WIB
Jokowi Tantang Tim Ekonomi Perbaiki Peringkat EODB
Presiden Joko Widodo - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia semakin menarik di mata investor. Ditunjukkan dengan kenaikan rating kemudahan berusaha (Ease of Doing Business (EODB) harus melejit ke posisi 40.

"Seperti yang sering saya sampaikan, target kita adalah berada pada posisi 40-an," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pengantar dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Sidang tersebut mengambil topik Kapasitas Fiskal (Resource Envelopes) dan Pagu Indikatif RAPBN Tahun 2018 dan Peningkatan Peringkat Ease of Doing Business (EODB) Tahun 2018.

Tahun lalu, kata Jokowi, Indonesian memang meloncat naik tingkat EODB-nya, tapi masih bertengger di angka 91. "Harus sekali lagi secara detail, harus betul-betul dilihat apakah di perizinan, apakah di regulasinya sehingga peringkat yang kita punyai ini masalah persepsi," ucapnya.

"Saya harap yang berkaitan dengan ease of doing bussiness di kementerian-kementerian yang berkaitan dengan ekonomi, hukum dan ham, dan kementerian-kementerian terkait lainnya agar ini lebih didetailkan," lanjut mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi ingin, Indonesia semakin dikenal sebagai negara yang berada di garis terdepan dalam kemudahan berusaha. Untuk itu, target penurunan prosedur memulai usaha menjadi tujuh hari, dan 5 prosedur, harus bisa segera direalisasikan.

Langkah awal adalah memperbaiki peringkat tiap-tiap indikator dalam ease of doing bussiness yang saat ini terdiri dari 10 indikator. "Kembali saya meyakini kalau ini dikerjakan secara detail, rinci, satu-persatu, dilihat dan saya kira kita bisa meloncat," katanya. [tar]

 
x