Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 April 2017 | 13:20 WIB

Akhirnya, Google Bersedia Bayar Pajak

Oleh : - | Sabtu, 18 Maret 2017 | 14:15 WIB
Akhirnya, Google Bersedia Bayar Pajak
Kantor Google di Indonesia - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -- Bulan Maret ini, atau April mendatang Google sepakat akan membayar pajaknya ke Ditjen Pajak. Berapa jumlahnya, Ditjen Pajak masih menunggu dokumen dari Google.

"Kita doakan sama-sama," ujar Muhammad Haniv, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Jakarta Khusus di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jumat (17/3/2017).

Sebelumnya, Ditjen Pajak sudah memberikan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) kepada Google terkait persoalan pajaknya di Indonesia.

SPHP tersebut berisi tagihan besaran pajak yang harus dibayar perusahaan raksasa internet asal Amerika Serikat (AS) itu. SPHP merupakan perhitungan murni dari Ditjen Pajak.

Seperti diketahui, selama ini Google selalu menolak disebut sebagai Badan Usaha Tetap (BUT). Alasannya, kantor di Indonesia hanya kantor perwakilan, sedangkan kantor pusat Google Asia Pacific Pte Ltd berada di Singapura.

Menurut catatan Ditjen Pajak, Google di Indonesia telah terdaftar sebagai badan hukum dalam negeri di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Tanah Abang III dengan status sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) sejak 15 September 2011 dan merupakan "dependent agent" dari Google Asia Pacific Pte Ltd. di Singapura.

Dengan demikian, menurut Pasal 2 Ayat (5) Huruf N Undang-Undang Pajak Penghasilan, Google seharusnya berstatus sebagai BUT sehingga setiap pendapatan maupun penerimaan yang bersumber dari Indonesia dikenai pajak penghasilan. [lat]

x