Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 April 2017 | 13:16 WIB

Penolak Pabrik Semen Rembang Nekat Cor Kakinya

Oleh : - | Sabtu, 18 Maret 2017 | 17:38 WIB
Penolak Pabrik Semen Rembang Nekat Cor Kakinya
Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso menilai, aksi penolak pembangunan PT Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah dengan mengecor kakinya, sama halnya mengancam Presiden Joko Widodo. Walah.

Dalam siaran pers kepada media di Jakarta, Sabtu (18/3/2017), Bowo mengatakan, aksi mengecor kaki dari para penolak pembangunan pabriok semen Rembang itu, kebablasan. Identik dengan ancaman kepada Presiden Jokowi. Sehingga masuk kategori membahayakan. "Kalau begitu mereka sama saja mengancam. Ada ancaman begitu, tidak bakal berhenti cor kaki, ini berbahaya. Silahkan berunjuk rasa tapi tidak dengan cara mengancam," kata Bowo.

Kader Partai Golkar ini meminta pemerintah untuk bisa bersikap tegas dalam menyikapi aksi tersebut. Dalam hal ini, negara jangan sampai kalah oleh aksi unjuk rasa yang bernuansa ancaman. "Apalagi sudah jelas masyarakat yang mendukung Semen Rembang lebih banyak daripada yang menolak," ujarnya.

Bowo meminta Presiden Jokowi untuk tidak terpengaruh dengan tuntutan penghentian pembangunan pabrik Semen Rembang. Alasannya, izin lingkungan Pabrik Semen Rembang, sudah sesuai dengan hukum.

Sebelumnya diberitakan, belasan warga yang menolak keberadaan pabrik semen di Kabupaten Rembang, melakukan aksi cor kaki di depan Istana Presiden, Jakarta, Selasa (14/3). .

Mereka mendesak Presiden Jokowi untuk membatalkan izin lingkungan yang dikeluarkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo atas pembangunan Pabrik Semen Rembang. Sekaligus menghentikan penambangan kars sebagai bahan baku semen yang mengancam kesehatan warga serta merusak lingkungan.

Hanya saja, pabrik semen Rembang ini ditargetkan sudah bisa beroperasi pada April mendatang. Rencananya, Jokowi akan meresmikan pabrik berkapasitas 3 juta ton per tahun itu. [tar]

x