Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 08:37 WIB

Presiden Yakin Hipmi Bakal Berkontribusi Besar

Oleh : Uji Sukma Medianti | Senin, 27 Maret 2017 | 13:06 WIB
Presiden Yakin Hipmi Bakal Berkontribusi Besar
Presiden Jokowi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM,Jakarta -- Dalam rapat kerja nasional(rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-16, Presiden Joko Widodo,didaulat menjadi pembuka.

Ditemani oleh jajaran Menteri Kabinet Kerja, Jokowi menyampaikan bahwa pada tahun 2045 mendatang, bukan tidak mungkin jika Hipmi bakal berkontribusi besar dalam pemerataan perekonomian nasional.

Presiden Jokowi, yang mengaku sebagai kader Hipmi 28 tahun yang lalu itu, menuturkan bahwa sekitar satu setengah bulan yang lalu dirinya telah meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas untuk memperhitungkan.

"Kenapa Hipmi (yang berperan)? Satu setengah bulan lalu saya sudah minta menko, menkeu dan bappenas untuk berhitung selama 70 tahun Indonesia merdeka visi kita akan kemana? Dan pada saat 100 tahun merdeka kita akan berada di posisi yang mana?" tuturnya saat memberikan sambutan di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (27/3/2017).

Lalu apa jawaban yang diberikan oleh tiga menteri ekonomi Presiden Jokowi? Ternyata, kata dia, perlu tiga tahapan besar yang terbagi masing-masing sepuluh tahun untuk menuju Indonesia emas pada tahun 2045.

"Ada tiga tahapan besar, yang pertama basic pondasi yakni kita akan bangun infrastruktur, kedua kita bangun industri pengolahan yang berbasis bahan mentah, dan yang terakhir adalah jasa," katanya.

Presiden mengatakan,apabila bekerja normal, maka tahun 2045 masa keemasan Indonesia bisa tercapai. "Bisa lebih maju lagi waktunya bila bekerja cepat," katanya.

Dia menjelaskan, pada tahun 2045 jumlah penduduk Indonesia sudah berjumlah 309 juta jiwa, dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5-6% dan dengan nilai Product Domestic Bruto (PDB) US$ 9,1 triliun atau Rp 120.000 triliun dan saat ini baru Rp 13.000 triliun.

"Pendapatan per kapita sekarang kurang lebih usd 3.500 dan pada saat tahun 2045 akan mencapai usd 39.000," paparnya. "Ini sebuah loncatan besar, siapa nanti yang akan pegang peranannya? (Itu adalah) saudara-saudara semuanya." [lat]

 
x