Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:42 WIB

Mendag tak Ingin Anak Buahnya Pakai Rompi Oranye

Oleh : Uji sukma medianti | Senin, 3 April 2017 | 12:12 WIB
Mendag tak Ingin Anak Buahnya Pakai Rompi Oranye
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Senin pagi (3/4/2017), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kumpulkan anah buahnya. Dia wanti-wanti mengingatkan: jangan ada korupsi ataupun pungli.

"Bagaimana terhindar menggunakan jaket orange (tersangka KPK)? Rekan-rekan eselon I, II, dan III suasana tegang kalau kita ketemu KPK. Tapi justru kehadiran pimpinan KPK bersama kita, untuk bisa melihat KPK yang ramah bagi saudara yang tidak ada niat bermain di wilayah itu," kata Enggar saat memberikan kalimat pembuka di Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Mendag Enggar bercerita, pada saat salah satu direktur jenderal di Kemendag tersandung kasus korupsi, efeknya luar biasa. Terjadi trauma yang mendalam di lingkup Kemendag. "Pada waktu terjadi sekali disini, traumanya luar biasa. Jangan sampai ada lagi disini. Karena kantin tempat transaksi, maka kantin ditutup. Saking traumanya," ujar dia.

Menurutnya, hal itu sama saja seperti sakit kepala, tapi untuk menghilangkan sakitnya malah kepalanya yang dipotong. "Tapi akhirnya (kantin) dibuka lagi, asal jangan ada transaksi lagi. Saya bisik ke Laode (pimpinan KPK), kita akan bertemu eselon III dan IV tanpa ada atasannya,"ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa dirinya tidak mau menimbulkan sikap berontak dari anak muda atas sesuatu yang tidak benar, dengan begitu fungsi kontrol akan tercipta dalam diri. "Saya lindungi (bawahan saya), kita tidak ada rencana upaya kriminalisasi dan mencari-cari. Tanpa dicari sudah banyak yang ditangkap. Karena yang diintip KPK agak banyak. Mudah-mudahan tidak ada lagi di kita," tukasnya. [ipe]

Komentar

 
Embed Widget

x