Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 02:12 WIB

Kesenjangan Melebar Karena Harga Pangan Mahal

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 4 April 2017 | 11:57 WIB
Kesenjangan Melebar Karena Harga Pangan Mahal
Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -- Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menyebut salah satu cara untuk bisa mengentaskan kesenjangan ekonomi bagi masyarakat Indonesia adalah dengan cara menjaga harga pangan stabil dan murah.

"Karena itu mengapa isu kesenjangan menjadi penting. Karena pangan itu yang paling pokok, orang kan bilang sandang pangan papan. Nah, pangan saja itu yang harus dibereskan," kata Aviliani di Gedung Bursa Efek Indonesia Selasa (04/04/2017).

Dia bilang tak heran jika Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Maret lalu dalam posisi deflasi, lantaran harga-harga khususnya kebutuhan pokok memang sangat stabil.

"Jadi menurut saya suatu hal yang wajar ketika terjadi deflasi. Kedua, memang ini harus dijaga inflasi deflasi. Kesinambungan ya. Karena biasanya kalau sudah inflasi, untuk turun kembalinya susah. Sehingga dari nol nya kembali naik ke atas itu sulit, karena itu mengapa isu kesenjangan menjadi penting," katanya.

Dia mengatakan, isu kesenjangan adalah isu yang menarik bagi Indonesia. Pasalnya, dengan melimpahnya sumber daya alam maupun sumber daya manusia, itu tidak serta merta membuat kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.

"Ini yang menjadi isu menarik untuk kita bicarakan, tidak hanya sekadar inflasi tapi bagaimana pertumbuhan bisa dinikmati tidak hanya oleh 20 persen orang, tapi hampir 100 persen orang. Ini isu yang menarik harus diangkat, terutama pangan yang harus diperbaiki. Dan selanjutnya, papan karena masalah rumah juga masih banyak," tandasnya. [lat]

Komentar

 
Embed Widget

x