Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 Juli 2017 | 23:38 WIB

Mantan Menteri ATR Bikin Buku 10 Tahun Chrisye

Oleh : Iwan purwantono | Selasa, 11 April 2017 | 11:12 WIB
Mantan Menteri ATR Bikin Buku 10 Tahun Chrisye
(Foto: Inilahcom/dok)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tak lagi menjadi anggota Kabinet Kerja, mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Ferry Mursyidan Baldan tak mau menganggur. Selain sibuk di dunia politik, dirinya punya hobi khusus, bikin buku.

Karena ngefans berat sama penyanyi legendaris Chrismansyah Rahadi atau Chisye, Bang Ferry, sapaan akrabnya bikin buku bertajuk: 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi-Ekspresi Kangen Penggemar. Ini adalah buku bertema sama yang kedua. Buku pertama dirilisnya pada 2015.

"Bagi Saya Chrisye bukan sekedar musisi atau teman. Beliau berkontribusi secara ekonomi. Bagaimana menumbuhkan industri seni atau musik di tanah air. Di mana banyak orang bisa menikmati manfaat," papar Ferry kepada wartawan di Cafe Bang Yoso, Jakarta, Senin malam (10/4/2017).

Sebagai pengagum Chrisye, aktivis HMI era 90'an ini mengaku merasa beruntung. Lantaran dirinya bisa naik, dari sekedar fans yang fanatik hingga menjadi kawan akrab. Banyak kenangan yang terajut dari keduanya. "Suatu saat dia telp, saya sedang di mesjid dekat rumah. Saya keluar dan berbicara, senang sekali rasanya," papar Ferry.

Pada April 2005, ketika Ferry menjabat Ketua Komisi II DPR, ada kenangan yang begitu mendalam. Kala itu, Chrisye mengingatkan: "Ferry enggak terlibat kan? KPU kan berhubungan dengan Komisi II. Sampaikan kepada Ferry, Ni. Jangan seperti itu. Ini pesan serius saya."

Pasca Pemilu 2004 terkuak adanya kasus suap yang menyeret sejumlah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Chrisye itu musisi yang gemar melahap berita politik. Saat itu, saya bener-bener tersentuh," papar pengagum Chrisye sejak SMA ini.

Kini, setelah 10 tahun Chrisye wafat, kata Ferry, pelaku industri seni maupun pelakunya, perlu meniru jejak serta semangat Chrisye. "Saya pribadi tak ingin Chrisye menghilang begitu saja. Melalui buku ini saya ingin mengingatkan kembali, masyarakat termasuk pemerintah, bagaimana perjalanan karier beliau," pungkas penyuka lagu Merpati Putih. [ipe]

 
Embed Widget

x