Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 Juli 2017 | 19:41 WIB

Jokowi Deadline Proyek Infrastruktur Rampung 2018

Oleh : - | Rabu, 12 April 2017 | 07:29 WIB
Jokowi Deadline Proyek Infrastruktur Rampung 2018
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengingatkan, seluruh proyek pembangunan infrastruktur prioritas nasional harus sudah rampung 2017-2018.

"Tahun 2017-2018, kita ingin seluruh program infrastruktur prioritas nasional harus bisa diselesaikan," kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat kabinet terbatas (ratas) membahas pembiayaan infrastruktur di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Jokowi menyebutkan, pembangunan infrastruktur tidak bisa ditunda-tunda lagi karena begitu diundur atau ditunda maka pembiayaan untuk itu akan semakin membesar. "Kita ingin pembangunan infrastruktur juga mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kita," katanya.

Presiden Jokowi meminta laporan mengenai pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan baik yang bersumber pada APBN, nonanggaran pemerintah baik swasta murni, BUMN murni, maupun kerja sama pemerintah-swasta dengan jaminan pemerintah.

Kata Jokowi, jika pihak swasta tidak mau membiayai bidang infrastruktur maka bisa ditawarkan skema kerja sama pemerintah-swasta atau kerja sama BUMN/BUMD dan swasta.

"Jika tidak ada yang mau ambil peluang-peluang itu maka bisa diberi penugasan kepada BUMN atau BUMD dan terakhir baru ditempuh pembiayaan dari APBN atau APBD," kata mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi menyebutkan, sekuritisasi untuk mendapatkan anggaran yang fresh dari pasar bisa dilakukan sehingga bisa mempercepat pembangunan infrastruktur tidak hanya di Jawa tapi juga di luar Jawa. "Saya lihat di lapangan tidak banyak kendala dan hambatan, hanya kecil-kecil terutama berkaitan dengan pembebasan lahan," katanya.

Menurut Jokowi, apapun yang berkaitan dengan pembiayaan infrastruktur harus didetilkan lagi utamanya untuk LRT Jabodetabek, KA cepat Jakarta-Bandung dan Kereta Kencang Jakarta-Surabaya serta jalan tol. "Mungkin kalau ada kesulitan pembiayaan bisa disampaikan pada sore hari ini," katanya. [tar]

 
x