Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 10:03 WIB

Melawan Trump, RI Sebaiknya Pakai Jalur Diplomatik

Oleh : - | Kamis, 13 April 2017 | 14:09 WIB
Melawan Trump, RI Sebaiknya Pakai Jalur Diplomatik
(Foto: Getty Images)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Direktur CSIS Djisman Simanjuntak bilang, Indonesia layak menempuh jalur diplomatik guna menyikapi sikap Presiden Trump tentang defisit perdagangan.

"Ada baiknya Indonesia menempuh jalur diplomatik di antara hubungan bilateral kedua negara. Saat kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat MIke Pence ke Indonesia, kita bisa memanfaatkan hal tersebut," ujar Djisman di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Menurut Djisman, apabila jalan diplomatik tetap menuai kegagalan, maka pemerintah dapat menyeret AS ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) untuk membuktikan kecurangan yang dialamatkan kepada Indonesia. "Kita harus mempersiapkan diri dengan baik, apabila membawa AS ke WTO," tegas dia.

Rektor Universitas Prasetya Mulya ini menilai Presiden Trump melenceng dari janpi politiknyan saat kampanye sebagai calon presiden. "Trump akan melihat realitas dunia dalam membuat kebijakan untuk Amerika Serikat," kata dia.

Kebijakan Trump seperti proteksionisme, antiimigran dan sebagainya belum pasti akan direalisasikan sepenuhnya.

Senin lalu (3/4), Kementerian Dalam Negeri AS mengeluarkan daftar 16 ekonomi yang dirasa memiliki hubungan perdagangan tidak seimbang dengan Negeri Paman Sam. Dalam daftar tersebut, perdagangan AS defisit paling besar terhadap Cina sebesar US$347 miliar diikuti berturut-turut Jepang, Jerman, Meksiko, Irlandia, Vietnam, Italia, Korea Selatan, Malaysia, India, Thailand, Prancis, Swiss, dan Taiwan. Indonesia pun berada pada urutan 15 diikuti Kanada dengan surplus perdagangan sebesar US$11 miliar. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x