Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 03:48 WIB

Dana Asing Masuk Indonesia April 2017 Melompat 35%

Oleh : - | Jumat, 14 April 2017 | 00:29 WIB
Dana Asing Masuk Indonesia April 2017 Melompat 35%
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo - (Foto: inilahcom/M. Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Arus modal asing masuk (capital inflow) sejak Januari hingga pekan kedua April 2017, lumayan signifikan yakni Rp81 triliun. Lebih tinggi 35% ketimbang periode sama di 2016 Sebesar Rp60 triliun.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo, derasnya aliran modal asing ke Indonesia, bukti nyata tingginya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan fundamental ekonomi dalam negeri. "Padahal, ketika Presiden AS yang baru terpilih, pasar global sempat goyang. Bahkan, nilai tukar sejumlah mata uang terdepresiasi besar-besaran," papar Agus di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Masih terjaganya capital inflow, ujar Agus, efektif untuk menopang stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Padahal, tekanan ekonomi global belum terlihat mereda. Namun, nilai tukar rupiah tetap menunjukkan penguatan 1% secara tahun kalender berjalan (year to date/ytd). "Bandingkan dengan 2013 saat ekonomi belum membaik, nilai tukar rupiah terdepresiasi hingga 21 persen," ujar mantan menterk keuangan era SBY ini.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan ke level Rp12.600-Rp12.900 per US$ sampai pekan kedua April 2017. Sebelumnya, sepanjang Maret 2017, kurs rupiah anteng di kisaran Rp 13.300 per US$.

Fundamental ekonomi dalam negeri juga membaik ditunjukkan dengan inflasi hingga Maret 2017 yang terjaga di 3,61 persen (year on year/yoy), dan cadangan devisa yang meningkat menjadi 121 miliar dolar AS.

"Namun kita tetap harus waspada terhadap perkembangan perekonomian global yang bisa memengaruhi indikator dalam negeri," ungkap mantan bos Bank Mandiri ini. [tar]

 
x