Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 02:56 WIB

Rini Ingatkan Bank BUMN Jangan Cakar-cakaran

Oleh : - | Jumat, 14 April 2017 | 18:09 WIB
Rini Ingatkan Bank BUMN Jangan Cakar-cakaran
Menteri BUMN Rini Soemarno - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno tiba-tiba bilang perbankan pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tidak saling bersinggungan. Sebaiknya berbagi layanan atau share service.

"Kenapa antara BUMN (perbankan) harus berantem, kenapa enggak share saja. Yang saya tekankan, kalau kita bersama-sama sinergi, bisa lebih efisien. Pak Alex bisa dapat bunga rendah, tetapi perbankan kita dapat pendapatan cukup," kata Menteri Rini di Jakarta, Kamis malam (13/4/2017).

Rini mencontohkan, sebelum memimpin Kementerian BUMN, empat bank Himbara, yakni Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN saling berkompetisi dalam memberikan bunga rendah. Perang bunga ini, tentunya sangat merugikan perbankan itu sendiri.

Kata Rini, perang antarperusahaan BUMN dengan industri yang sama, justru akan menjatuhkan perusahaan yang kalah. Di sisi lain, perusahaan swasta justru menikmati karena dapat keuntungan dari kondisi tersebut.

Rini bilang, BUMN sektor konstruksi, seperti Wijaya Karya, Waskita Karya ataupun PP tidak perlu saling berebut proyek. Kompetisi haruslah sewajarnya agar tidak membuat terpuruk pihak yang kalah.

"Perusahaan karya-karya seperti Wika, Waskita, PP, ada satu proyek tender, jor-joran satu sama lain. Akhirnya satu perusahaan karya menang, yang lainnya rugi. Perang di BUMN janganlah terjadi," ungkapnya.

Ia menekankan BUMN harus menerapkan budaya kekeluargaan dan sesama perusahaan dapat saling berbagi pelayanan sehingga keuntungan didapat sekaligus masyarakat juga mendapatkan manfaat.

Di bagian akhir, Rini meluncurkan Kartu Indonesia Poin yang memungkinkan karyawan BUMN dan keluarganya, dapat memperoleh manfaat maksimal dari program promosi antarBUMN.

Kartu BUMN selain berfungsi sebagai kartu identitas multifungsi, alat pembayaran (uang elektronik), juga dapat digunakan untuk program loyalti baik pengumpulan, transfer dan penggunaan poin antara BUMN, serta akses ke infrastruktur perusahaan maupun fasilitas layanan kesehatan.

"Ada fasilitas untuk saling tukar poin rewards tadi misalnya Garuda Miles bisa ditukar menjadi Telkomsel poin, ini nanti bisa buat beli pulsa. Telkomsel poin juga bisa ditukar dengan poin Kimia Farma," kata Direktur Utama Telkom Indonesia Alex Sinaga.

Untuk perolehan dan penukaran poin dapat dilakukan di berbagai gerai bank BUMN, seperti BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri, serta gerai Pertamina, Kimia Farma dan Grup Telkom Indonesia, yang nantinya dapat digunakan untuk pembelian voucer kartu telepon atau tawaran promosi poin dari BUMN lainnya. [tar]

x