Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 28 Mei 2017 | 11:46 WIB

Jelang Puasa, Bos BI Cemaskan Inflasi Pangan

Oleh : M fadil djailani | Sabtu, 15 April 2017 | 09:09 WIB
Jelang Puasa, Bos BI Cemaskan Inflasi Pangan
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo - (Foto: inilahcom/M. Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo was-was dengan tekanan inflasi, khususnya dari sektor pangan menjelang Bulan Puasa dan Lebaran.

"Karena memang pada saat kondisi deflasi seperti sekarang kita mau terus jaga supaya di akhir tahun itu tetap seperti yang direncanakan, 4 persen plus minus 1 persen. Kita kan pada pertemuan high level meeting yang lalu mencanangkan inflasi itu ada di bawah untuk volatile food di bawah 4 persen sampai 5 persen," ujar Agus di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis malam (13/04/2017).

Dari data BI, kata Agus, inflasi secara year on year (yoy) hingga Maret 2017 yang disumbang sektor pangan mencapai 2,89%. "Kalau sekarang, volatile food pada Maret 2,89 persen. Kita harap masih bisa terjaga di bawah 4 persen hingga 5 persen," kata Agus.

Mantan menteri keuangan era Presiden SBY ini berharap, tim ekonomi Kabinet Kerja bisa tetap menjaga laju inflasi, khususnya sektor pangan. Kalau bisa ditekan rendah maka sumbangan inflasi dari sektor lain, lebih mudah mengeremnya.

"Kalau volatile food bisa dijaga, ada ruang yang cukup lebar untuk penyesuaian administered price. Khususnya yang terkait BBM atau LPG. Yang listrik sudah masuk di dalamnya. Dan, diskusi ini akan dilanjutkan. Kita akan berbicara dengan Menteri ESDM karena beliau ada rencana untuk menyesuaikan BBM atau LPG," katanya.

Saat ini, lanjut Agus, penyesuaian administered proce masih belum bisa dijalankan. Lantaran belum adanya rencana resmi dari Kementerian ESDM tentang penyesuaian harga BBM dan LPG.

"Timing-nya masih akan diatur supaya disesuaikan pada saat tekanan inflasi itu tidak tinggi. Tetapi memang kondisi belum mengharuskan pemerintah untuk melakukan di semester pertama ini," tandasnya. [ipe]

 
x