Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 23:54 WIB

Menhub Budi: Presiden Jokowi Wanti-wanti Brexit

Oleh : Uji sukma medianti | Sabtu, 15 April 2017 | 08:09 WIB
Menhub Budi: Presiden Jokowi Wanti-wanti Brexit
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak ingin kemacetan parah di Tol Brebes Exit atau Brexit pada 2016, terulang. Di mana, 17 nyawa melayang lantaran tragedi ini.

Jauh-jauh hari, menhub bekerja sama dengan Mabes Polri serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Minggu depan, kita akan rapat (Menteri PUPR dan Kapolri) untuk membahas persiapan mudik dan balik di Lebaran 2017," kata Budi di Jakarta, Jumat (14/4/2017).

Budi mengaku telah diberi mandat khusus oleh Presiden Joko Widodo guna mengantisipasi kemacetan di Tol Brexit. Presiden Jokowi mewanti-wanti agar horor Brexit tidak terulang. "Intinya kita bikin suatu manajemen yang secara khusus. Agar kejadian Brexit tidak terjadi lagi. Bapak Presiden minta itu tak boleh terulang," papar Budi.

Nantinya, kata Budi, komando berada di bawah Kementerian Perhubungan. Namun, secara operasional berada di tangan kepolisian RI. "Sehingga dari Kapolri, Kapolda, Kapolres, Kapolsek itu jalan semuanya (satu komando). Sudah kita setujui," tutur Budi.

Budi bilang, arus masuk Tol Cipali harus diatur dengan baik. Jumlah kendaraan yang melintas, tidak boleh melebihi kapasitas. "Cipali bukan segalanya. Kita punya jalur utara, selatan. Ada pula udara. Jadi jangan kita gunakan secara berlebihan," kata Budi.

Masih kata Budi, tidak tertutup kemungkinan dilakukan pembatasan di pintu keluar dari tol Cipali, atau Pemalang. Apabila antrian kendaraan melebihi 2 kilometer (panjang), maka gate ditutup. "Gate sebelumnya apabila lebih dari 2 kilometer kita tutup lagi," paparnya. [ipe]

 
x