Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Juni 2017 | 01:59 WIB

Jelang Puasa dan Lebaran, Inflasi Bisa Menakutkan

Oleh : M fadil djailani | Sabtu, 15 April 2017 | 16:15 WIB
Jelang Puasa dan Lebaran, Inflasi Bisa Menakutkan
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terjadinya deflasi 0,02% pada Maret 2017, membuat Menko Perekonomian semakin percaya diri bahwa inflasi tahunan bisa mencapai target. Namun, memasuki Puasa tetap mewaspadai harga pangan.

Menurut Darmin, deflasi Maret sebesar 0,02% (mtm), maka secara tahunan tercatat 3,61% (yoy). Sehingga, catatan inflasi sepanjang 2017 hanya 1,19% (year to date/ytd).

Kalau dilihat per sektor, lanjut Darmin, volatile food (VF) menyumbang deflasi sebesar 0,77%. Sementara, komponen administered price (AP) malah menyumbang inflasi sebesar 0,37%.

Darmin bilang, inflasi AP berasal dari kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TDL) tahap kedua, serta kenaikan harga bahan bakar khusus seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Plus.

"Untuk itu, kita perlu berembuk untuk mengendalikan volatile food agar tidak bergejolak di tengah adanya tekanan administered price," kata Darmin usai rakor di Kantornya, Jakarta, Kamis malam (13/04/2017).

Menurut Darmin, perlu dihitung berapa titik optimum di antara volatile food serta administered price. Ini penting guna mempersiapkan sejumlah langkah memasuki Bulan Ramadan (Puasa) dan Idul Fitri.

Hadir dalam rakor ini antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowadojo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud, dan pejabat kementerian/lembaga terkait.

Sementara, mendag menjelaskan, persediaan serta harga sejumlah komoditas pangan di lapangan, aman. Pihak kemendag terus memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga di pasar. "Apalagi Bulan Puasa dan Lebaran semakin di depan mata," pungkas Enggartyasto. [ipe]

 
Embed Widget

x